Go-Jek Meluncur di Singapura

Kompas.com - 29/11/2018, 13:41 WIB
Helm hijau Go-Jek menjadi salah satu penanda identitas pengendara ojek yang tergabung dalam layanan ojek panggilan tersebut Oik Yusuf/ Kompas.comHelm hijau Go-Jek menjadi salah satu penanda identitas pengendara ojek yang tergabung dalam layanan ojek panggilan tersebut
Penulis Oik Yusuf
|

KOMPAS.com - Lama dinanti, layanan ride-hailing Go-Jek asal Indonesia akhirnya mulai hadir di Singapura. Aplikasi Go-Jek sudah bisa diunduh mulai hari ini, Kamis (29/11/2018) oleh para warga Negeri Singa, dari toko aplikasi Android dan iOS.

Namun, aplikasi Go-Jek untuk Singapura tersebut masih berupa versi beta. Layanannya pun masih terbatas hanya di bagian Timur negara itu saja, mencakup Central Business District, Jurong East, Changi, Pungol, Ang Mo Kio, dan Sentosa.

Selagi masih berada dalam tahap beta, pengguna aplikasi Go-Jek di Singapura hanya bisa memesan layanan dan bepergian ke wilayah-wilayah ini saja.

Dalam sebuah penyataan yang dimuat oleh Straits Times, Presiden Go-Jek, Andre Soelistyo mengatakan pihaknya memang telah mulai menggulirkan aplikasi Go-Jek dalam masa uji coba.

Baca juga: Go-Jek Tanggapi Rumor Struktur Perusahaan dan Kepemilikan Saham

“Kami masih meluncur dalam versi beta sekarang, selagi kami terus melakukan penyesuaian untuk memenuhi standar tinggi yang diharapkan di Singapura,” ujar Andre, sebagaimana dirangkum KompasTekno.

Selagi masih berada dalam tahap beta, akses pengguna aplikasi Go-Jek akan diberikan secara bertahap. Tujuannya tak lain untuk mengimbangi ketersediaan driver dan jumlah permintaan pengguna.

Prediksi awal menyebutkan sebanyak 20.000 driver di Singapura telah menyatakan tertarik bergabung dengan Go-Jek, meski startup unicorn itu masih belum mengungkapkan angka persisnya.

Karena regulasi di Singapura tak membolehkan penggunaan sepeda motor sebagai alat transportasi, Go-Jek kabarnya akan memulai layanan dengan ride sharing mobil Go-Car. Layanan lain seperti antar makanan Go-Food dan kurir Go-Send kemungkinan akan menyusul.

Singapura merupakan markas rival berat Go-Jek, Grab. Keduanya akan bersaing memperebutkan “kue” ride sharing di negeri tersebut.

Baca juga: Investasi Baru, Valuasi Go-Jek Disebut Bisa Tembus Rp 137 Triliun

Sebelumnya, pada pertengahan tahun ini, Go-Jek telah lebih dulu melakukan ekspansi ke Vietnam. Dua negara lain yang dijadikan sasaran ekspansi Go-Jek di Asia Tenggara adalah Thailand dan Filipina.

Go-Jek diperkirakan bakal mulai merilis versi beta aplikasinya di Thailand pada Desember mendatang, lalu di Filipina tahun depan. Untuk Singapura, peluncuran resmi layanan Go-Jek versi final disinyalir akan digelar pada 2019 pula.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X