50.000 Printer Mendadak Cetak Ajakan "Subscribe" YouTuber PewDiePie - Kompas.com

50.000 Printer Mendadak Cetak Ajakan "Subscribe" YouTuber PewDiePie

Kompas.com - 03/12/2018, 12:43 WIB
50.000 printer tiba-tiba mencetak pesan untuk subscribe channel YouTube PewDiePie. Twitter 50.000 printer tiba-tiba mencetak pesan untuk subscribe channel YouTube PewDiePie.

KOMPAS.com - Lebih dari 50.000 printer di seantero Amerika Serikat tiba-tiba mencetak kertas dengan pesan khusus untuk subscribe ke channel YouTubePewDiePie”. Insiden ini ramai dilaporkan di Twitter pada pekan lalu.

Berbagai kalangan menerima pesan khusus tersebut, mulai dari pegawai kantoran hingga pekerja di stasiun pompa bensin. Ternyata, ada peretas yang mengelabui sistem printer tanpa pandang bulu.


Sang peretas merupakan penggemar PewDiePie sekaligus pemilik akun Twitter “@TheHackerGirrafe”. Ia tak terima posisi PewDiePie sebagai YouTuber dengan subscriber terbanyak digeser oleh channel asal India bernama “T-Series”.

@TheHackerGirrafe meminta “korban”-nya untuk berhenti subscribe ke channel T-Series (jika sebelumnya telah subscribe). Lalu, subscribe ke channel PewDiePie (jika sebelumnya belum subscribe).

Diketahui, PewDiePie sempat mapan di posisi pertama sebagai channel dengan subscriber terbanyak. Belakangan posisi itu diambil oleh T-Series, tetapi tak bertahan lama, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Senin (3/12/2018), dari ZDNet.

Baca juga: YouTuber PewDiePie Terancam Digeser Studio Musik Bollywood

Penggemar PewDiePie lantas bergerak cepat membuat kampanye di media sosial untuk mendukung sang YouTuber gaming kembali ke posisi wahid. Alhasil, T-Series pun balik ke posisi kedua.

Akan tetapi, perbedaan subscriber kedua channel itu sangat tipis dan masih saling mendului. Saat ini subcriber PewDiePie mencapai 72,7 jutaan, sementara T-Series 72,3 jutaan.


@TheHackerGiraffe mengaku motivasinya meretas printer sebenarnya bukan semata-mata untuk mendukung PewDiePie. Ia mula-mula sedang bosan pasca bermain game Destiny 2 selama empat jam berturut-turut.

Tiba-tiber terbersit ide untuk meretas sesuatu. Ia lantas mencari-cari protokol yang mudah dikelabui via mesin pencari “Shodan”. Dari situ, dia menemukan ide untuk meretas printer di seluruh dunia.

Ada tiga protokol printer berbeda yang ia pelajari. Menurut @TheHackerGiraffe, sebenarnya peretasan bisa terjadi di lebih dari 800.000 printer. Namun, ia memilih 50.000 printer saja yang mayoritas berlokasi di Amerika Serikat.

Baca juga: 10 YouTuber dengan Penghasilan Tertinggi 2017

Printer yang terkena imbas kala itu sedang terkoneksi ke internet dan dalam keadaan aktif untuk mencetak kertas. Selain itu, firmware yang digunakan juga sudah lawas sehingga mudah dieksploitasi.

Jika tak ingin jadi korban peretasan, jangan lupa untuk terus perbarui software perangkat elektronik Anda!



Close Ads X