ShareBuy, Konsep Belanja Online Keroyokan dari JD.ID untuk Harbolnas - Kompas.com

ShareBuy, Konsep Belanja Online Keroyokan dari JD.ID untuk Harbolnas

Kompas.com - 04/12/2018, 08:11 WIB
(Ki-Ka) Teddy Arifianto - Head of Corp.Communications & Public Affairs, JD.ID; Duke Shu - Head of Social Commerce & Membership Marketing, JD.IDkompas.com/Bill Clinten (Ki-Ka) Teddy Arifianto - Head of Corp.Communications & Public Affairs, JD.ID; Duke Shu - Head of Social Commerce & Membership Marketing, JD.ID


JAKARTA, KOMPAS.com - E-commerce JD.ID resmi memperkenalkan fitur baru guna menarik pengguna menjelang Hari Belanja Nasional (Harbolnas) pada 12 Desember 2018 mendatang.

Fitur bernama ShareBuy ini memungkinkan pengguna untuk membeli barang dengan murah di JD.ID lewat konsep social commerce.

Duke Shu, Head of Social Commerce JD.ID, mengatakan bahwa ShareBuy mengedepankan konsep group buying yang masih relatif baru di Indonesia.

"Mirip program afiliasi, tapi ini e-commerce," ujar Shu saat ditemui di sebuah acara di Jakarta, Senin (3/12/2018).

Praktik social commerce yang populer di China ini, menurut Shu, cocok diterapkan di ekosistem e-commerce Indonesia lantaran masyarakatnya suka berbagi.

Baca juga: Jelang Harbolnas, Xiaomi Diskon Harga Redmi 6 dan Redmi S2

"Cocok untuk consumer behavior di Indonesia dimana mereka sering membagikan sesuatu lewat social media," tambahnya.

Dengan ShareBuy, pembeli bisa mendapatkan harga lebih murah dengan mengajak teman membeli barang yang sama via media sosial. Semakin banyak pembeli barang tersebut, harganya semakin murah.

Calon pembeli diharuskan memiliki akun JD.ID dan aplikasi mobile e-commerce tersebut. Ikon ShareBuy ditampilkan di laman muka aplikasi.

Di dalam menu ShareBuy ini, pengguna akan disodorkan beberapa kategori barang yang bisa dibeli secara "keroyokan" dengan potongan harga beragam.

Mekanisme ShareBuy

Tak disebutkan berapa pasti diskon yang didapatkan pengguna. Namun, jika dihitung-hitung, terlihat ada produk yang dapat potongan harga 10 persen, 50 persen, hingga 90 persen, tergantung dari barangnya.

Lalu, bagaimana cara dapat harga murah lewar fitur ShareBuy? Begini ilustrasinya.

Sebagai contoh, sebuah earphone harga normalnya Rp 158.000. Jika menggunakan ShareBuy, barang tersebut bisa dibeli dengan harga Rp 16.000.

Ilustrasi Beli Bareng JDIDkompas.com/Bill Clinten Ilustrasi Beli Bareng JDID

Setelah pembayaran belasan ribu itu terkonfirmasi, pengguna diharuskan mencari orang lain via media sosial untuk beli membarang yang sama dengan harga yang sama pula agar pemesanan dapat diproses ke pengiriman.

Pengguna dapat menyalin tautan ke laman produk lewat tombol "Undang Teman" guna mencari orang lain di sosial media, entah Facebook, Twitter, Instagram, dan lainnya, yang mau diajak membeli barang yang sama.

Jumlah orang yang harus diajak belanja bareng untuk mendapatkan harga khusus di ShareBuy bervariasi, bisa 2 orang atau lebih, tergantung harga barang. Orang lain yang diajak tak harus saling mengenal.


Ilustrasi Undang Teman Social Commerce JDIDkompas.com/Bill Clinten Ilustrasi Undang Teman Social Commerce JDID


Jika dalam 24 jam tak ada pembeli lain yang mengklik tautan tersebut, maka pesanan otomatis dibatalkan dan dana akan kembali ke pengguna.

Namun, kalau ada yang bergabung lewat tautan yang terbagi itu, dan jika dia membayar item yang sama, maka kedua pesanan akan berhasil dan masing-masing pembeli cukup membayar Rp 16.000 untuk earphone berharga Rp 158.000 tadi.

Semua barang yang dibeli di ShareBuy hanya bisa dipesan lewat aplikasi mobile yang bisa diunduh di App Store atau Play Store.

"Hanya bisa lewat mobile apps saja, tak bisa desktop," kata Shu.

Pihak JD.ID tak merinci berapa jenis ataupun jumlah barang yang ditawarkan lewat konsep belanja berkelompok tersebut. Hanya disebutkan jumlahnya mencapai "ratusan".

Walau begitu, ada tawaran menarik lain, semua barang yang diborong secara berkelompok di ShareBuy ini gratis ongkos kirim.

"Semua gratis ongkos kirim demi menciptakan pengalaman belanja yang menyenangkan" pungkas Shu.



Close Ads X