Boyband K-Pop Kalahkan Popularitas Jokowi dan Prabowo di Twitter - Kompas.com

Boyband K-Pop Kalahkan Popularitas Jokowi dan Prabowo di Twitter

Kompas.com - 05/12/2018, 15:02 WIB
Para member boyband K-pop BTS berfoto bareng produser musik dan DJ asal AS Steve Aoki (kelima dari kiri).Soompi Para member boyband K-pop BTS berfoto bareng produser musik dan DJ asal AS Steve Aoki (kelima dari kiri).

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski pembicaraan politik seringkali menjadi trending topic di jagat Twitter Indonesia, ternyata kicauan terkait topik-topik politik masih kalah populer dibandingkan dengan boyband asal Korea Selatan. 

Selama 2018, grup boyband asal Korea Selatan, BTS dan EXO menduduki peringkat pertama dan kedua sebagai tagar terpopuler mengalahkan pembicaraan soal Jokowi dan Prabowo.  

Menurut Country Head Twitter Indonesia dan Malaysia, Dwi Adriansyah, percakapan serta kicauan yang terjadi di Twitter memang didominasi oleh topik-topik yang ringan. Sebagian besar topik tersebut merupakan konten hiburan dan olahraga.  

Baca juga: Pendiri Twitter Bilang Jangan Terobsesi dengan Jumlah Follower

"Dari data saja kebanyakan berasal dari ranah hiburan. Tagar K-Pop menjadi tagar paling sering trending topik di Indonesia semisal BTS, Blackpink, Exo, dll," ungkap Dwi dalam acara bertajuk #RameDiTwitter yang berlangsung di Jakarta Selatan, Rabu (5/12/2018). 

Ia menambahkan konten-konten hiburan inilah yang membuat Twitter kembali hidup di Indonesia dan menarik banyak jumlah pengguna aktif. 

Country Head Twitter Indonesia dan Malaysia, Dwi Adriansyah, saat berbicara dalam acara Rame di Twitter di Jakarta, Rabu (5/12/2018)KOMPAS.com/ GITO YUDHA PRATOMO Country Head Twitter Indonesia dan Malaysia, Dwi Adriansyah, saat berbicara dalam acara Rame di Twitter di Jakarta, Rabu (5/12/2018)
Berdasarkan data yang dihimpun oleh Twitter, tagar pembicaraan terkait politik hanya menempati urutan ke lima dan ke enam dari total keseluruhan. Tagar #2019TetapJokowi berada di posisi kelima dan tagar #2019PrabowoSandi berada di posisi keenam. 

Menurut Dwi, data tersebut dikumpulkan berdasarkan kicauan dari akun-akun asli secara organik, bukan akun bot maupun akun palsu lainnya. Dalam mengumpulkan data ini, Twitter telah melakukan verifikasi sehingga data tersebut diklaim lebih akurat. 

"Data yang dikumpulkan tidak berasal dari akun-akun bot," ungkap Dwi kepada KompasTekno. 

Baca juga: Twitter Pertimbangkan Tombol Edit?

Ia pun menegaskan bahwa Twitter di tahun 2018 ini, telah menghapus sekitar 70 juta akun yang ditengarai sebagai akun palsu. Kendati demikian ia tak menyebutkan secara rinci berapa banyak akun palsu yang berasal dari Indonesia. 

Berikut ini adalah 10 tagar yang paling banyak digunakan selama 2018

1. #BTS
2. #EXO
3. #AsianGames2018
4. #WorldCup
5. #2019TetapJokowi
6. #2019PrabowoSandi
7. #JumatBerkah
8. #RecehkanTwitter
9. #PersijaDay
10. #SambutRamadhan

 



Close Ads X