Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penjualan iPhone Diprediksi Melempem hingga 2020

Kompas.com - 11/12/2018, 07:03 WIB

KOMPAS.com - Meski profit yang diraih Apple terus menanjak, pertumbuhan penjualan lini iPhone stagnan sejak 2017 lalu. Tren tersebut diramalkan bakal berlanjut, bahkan semakin menurun di 2019 dan 2020 mendatang.

Sejauh ini, Apple telah menjual 213 juta unit iPhone. Menurut ramalan firma analis Nomura, penjualan iPhone bakal melempem menjadi 204 juta unit pada tahun 2019, dan 200 juta unit pada 2020 nanti.

Faktornya tak lain adalah keterbatasan inovasi desain. Menurut Nomura, bahasa desain lini iPhone keluaran 2019 dan 2020 bakal serupa dengan seri iPhone X, XR, XS, dan XS Max.

Peningkatan hanya akan tampak dari sektor internal, dalam hal ini performa ponsel dan kameranya. Apple digadang-gadang akan menlengkapi kamera iPhone mendatang dengan teknologi Augmented Reality (AR) yang lebih menawan.

Baca juga: Ini Harga Resmi iPhone XR, XS, dan XS Max di Indonesia

Selain itu, analis juga memperkirakan Apple bakal segera mengadopsi teknologi internet generasi kelima (5G). Beberapa vendor Android lebih duluan gencar mempersiapkan diri, menyusul komersialisasi 5G yang digadang-gadang mulai tahun depan.

Yang menjadi pertanyaan, apakah teknologi itu bakal meningkatkan harga jual iPhone yang saat ini terhitung sudah tembus 1.000 dollar AS (Rp 15 jutaan) ? Belum ada yang bisa memastikan.

Apple belum melaporkan angka penjualan terakhirnya, tetapi beredar rumor bahwa performa lini iPhone XR, XS, dan XS Max belum sesuai ekspektasi awal. Bahkan, Apple dikabarkan harus menugaskan tim pemasaran dari proyek lain untuk membantu tim iPhone, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Selasa (11/12/2018), dari PhoneArena.

Desas-desus ini belum terkonfirmasi. Namun, jika benar, agaknya Apple tengah mempersiapkan strategi pemasaran jitu untuk mendorong penjualan perangkatnya yang belum sesuai ekspektasi.

Akankah berbagai ramalan dari analis dan desas-desus netizen menandai berakhirnya masa kejayaan Apple di pangsa premium? Kita amati saja kelanjutannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.