Google Caplok Aplikasi Pelacak Perjalanan Kereta - Kompas.com

Google Caplok Aplikasi Pelacak Perjalanan Kereta

Kompas.com - 11/12/2018, 15:26 WIB
Perusahaan mesin pencari di internet, Google Inc, dikabarkan terjun ke bisnis telepon bergerak. Kompas/PAUL SAKUMA Perusahaan mesin pencari di internet, Google Inc, dikabarkan terjun ke bisnis telepon bergerak.

KOMPAS.com - Google kembali berupaya melebarkan sayap bisnisnya. Kali ini, raksasa mesin pencari itu mencaplok aplikasi Where is My Train asal India, yang bergerak dalam bidang transportasi kereta api.

Aplikasi tersebut diklaim memiliki sebanyak 10 juta pengguna di India. Where is My Train dapat digunakan untuk mengecek jadwal keberangkatan, kedatangan, posisi kereta, hingga pembelian tiket kereta.

Di India sendiri, kereta api memang menjadi salah satu moda transportasi yang diandalkan. Jam operasional kereta api di negara ini tercatat memang sangat padat. Bahkan dalam satu hari, angka keberangkatan kereta api di seluruh wilayah India dapat mencapai 14.000 keberangkatan.

Keistimewaan dari aplikasi Where is My Train ini adalah bisa digunakan dalam keadaan offline maupuan dalam kondisi koneksi internet yang lambat. Kendati demikian, aplikasi ini hanya hadir untuk ponsel Android saja.

Baca juga: Update Google Maps Permudah Pantau Kereta dan Bus

"Kami pikir, tidak ada lagi tempat yang lebih baik untuk membantu kami mencapai misi ini, dan kami sangat antusias bisa bergabung dengan Google untuk membawa tenkologi dan informasi ke lebih banyak tangan pengguna," tulis pihak Where is My Train lewat halaman resminya.

Dikutip KompasTekno dari Tech Crunch, Selasa (11/12/2018), Google pun sudah membenarkan kabar akuisisi ini. Kendati demikian, mereka tidak menyebutkan berapa uang yang harus keluar dari kantong Google demi akuisisi ini.

Namun situs berita India's Economic Times menuliskan bahwa harga yang harus dibayar Google dalam akuisisi ini berada pada kisaran 30 juta dollar AS (Rp 438 miliar) hingga 40 juta dollar AS (Rp 584 miliar).

Pihak Google sendiri belum memberi penjelasan maksud dan tujuan dari akuisisi ini. Tetapi besar kemungkinan fungsi dari aplikasi Where is My Train ini akan diintegrasikan dengan aplikasi lain milik Google, semisal Google Maps untuk menyediakan layanan ride-hailing.

Pihak Google sendiri mengatakan bahwa proses akuisisi ini rampung, aplikasi Where is My Train akan tetap dapat digunakan seperti biasa. Belum terlihat adanya niat dari Google untuk menutup aplikasi ini dalam waktu dekat.



Close Ads X