Kompas.com - 14/12/2018, 18:09 WIB

KOMPAS.com - Salah satu perusahaan raksasa penambang bitcoin, Bitmain menutup salah satu kantor operasionalnya di Israel.

Kantor regional Bitmain, Bitmaintech yang telah beroperasi selama 2 tahun itu dihentikan, lantaran kecipratan kondisi pasar Bitcoin yang saat ini sedang alami masa-masa kelam.

Sebanyak 23 karyawan Bitmain di Israel pun terancam tak memiliki pekerjaan karena efek "domino" ini.

Menurut Vice President of Bitmain, Gadi Glikberg, keterpurukan nilai Bitcoin di pasar kriptokurensi membuat para pemain industri di pasar ini terus terpojok.

Dia juga menambahkan akan terus melakukan penyesuaian terkait keputusan bisnis lainnya yang akan datang di kemudian hari.

"Kami akan menelisik dan mengarahkan kembali aktifitas bisnis Bitmain di berbagai belahan dunia dengan berbagai penyesuaian terkait kondisi (pasar) saat ini." ujar Glikberg kepada karyawannya.

Di situasi seperti ini, dimana harga Bitcoin belum mengalami kenaikan yang signifikan sejak anjloknya kurs digital itu, Bitmain tampak tidak sendirian.

Beberapa perusahaan serupa lain juga semakin tergerus keadaan seperti ConsenSys yang baru minggu lalu mem-PHK-kan 13 persen karyawannya.

Lalu ada blockchain startup, Steemit, yang melepas 70 persen dari total pekerjanya sebulan silam.

Baca Juga: 5 Hal yang Bikin Harga Bitcoin Terus Turun

Kurs kriptokurensi Bitcoin pun, akar dari masalah pemutusan pekerja di atas, diketahui terus alami penurunan selama setahun belakangan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber CoinDesk
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.