Kompas.com - 15/12/2018, 16:15 WIB
Pabrik Samsung SamsungPabrik Samsung

KOMPAS.com - Pangsa Samsung di pasaran smartphone China terus menyusut dari 15 persen pada 2013 menjadi hanya sekitar 1 persen di 2018, menurut data firma riset pasar Counter Point.

Raksasa elektronik asal Korea Selatan itu pun berencana untuk menutup pabrik ponselnya di Tianjin, di utara China.

"Sebagai usaha lanjutan untuk efisiensi fasilitas produksi kami, Samsung Electronics harus sampai pada keputusan yang sulit untuk menutup operasional di pabrik Samsung Electronics Telecommunication (TSTC) di Tianjin," jelas Samsung dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: DJ Koh Bicara Strategi Samsung di Tengah Kerasnya Pasar Ponsel Menengah Asia

Pabrik ponsel Samsung di Tianjin mempekerjakan 2.600 orang karyawan. Kegiatan operasional fasilitas produksi tersebut bakal resmi ditutup pada 31 Desember 2018. 

Perwakilan Samsung menyampaikan terima kasih atas dukungan dari seluruh pegawai Samsung.

"Kami berkomitmen untuk memberikan keadailan dan kompensasi yang rasional termasuk konseling karir dan pelatihan vokasi, sementara peluang transfer ke fasilitas Samsung lainnya juga akan tersedia jika memang memungkinkan," sebut sang representatif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Pabrik Samsung Mati Lampu 30 Menit, Harga Chipset Dunia Melambung

Seperti dirangkum KompasTekno dari South China Morning Post, Sabtu (15/12/2018), Samsung memiliki dua pabrik ponsel di Negeri Tirai Bambu. Selain pabrik di Tianjin, masih ada pabrik lain yang berlokasi di Huizhou, di selatan China.

Kalah dari merek lokal

Penjualan lesu karena smartphone Samsung kalah bersaing dengan merek-merek China yang berhasil menjadi raja di negeri sendiri, seperti Huawei, Oppo, Xiaomi, dan Vivo.

Dalam dua tahun terakhir, tak satupun ponsel Galaxy besutan Samsung berhasil masuk daftar 10 ponsel terlaris di China.

Baca juga: Korea Selatan Jerat 11 Pihak yang Jual Teknologi Samsung ke China

Kendati demikian, Samsung menekankan pentingnya China mengingat negara ini merupakan pasar smartphone terbesar di dunia.

"China tetap menjadi pasar yang penting bagi Samsung dan kami secara aktif berpartisipasi dalam kebijakan di China dengan mendorong pertumbuhan komponen industri," jelas representatif Samsung.

"Kami akan terus memberikan produk dan pelayanan terbaik untuk konsumen di China serta berkontribusi untuk komunitas lokal," imbuhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.