Demi Idola, Fans YouTuber PewDiePie Bobol Situs Berita AS

Kompas.com - 18/12/2018, 16:17 WIB
Tangkapan layar publikasi WSJ yangd iretas fans YouTuber PewDiePie The VergeTangkapan layar publikasi WSJ yangd iretas fans YouTuber PewDiePie

KOMPAS.com - Tindakan fans YouTuber PewDiePie semakin nyeleneh -jika tidak ingin disebut radikal- dalam mendukung idolanya untuk tetap menjadi raja YouTuber dunia.

Setelah berhasil meretas 50.000 printar di Amerika Serikat beberapa waktu lalu, kini mereka membobol situs berita populer asal AS yakni Wall Street Journal (WSJ) dengan menampilkan laman palsu di portal tersebut.

Pesan yang ditinggalkan lebih kurang sama dengan yang mereka lakukan sebelumnya, yakni kampanye untuk mendukung kanal PewDiePie demi memenangkan pertandingan jumlah subscriber melawan studio Bollywood T-Series asal India.

Ajakan itu tertempel di kolom sponsor situs WSJ. Tak hanya itu, publikasi palsu tersebut juga mengatakan bahwa WSJ meminta maaf ke YouTuber berdarah Swedia itu dan menyebut jurnalisnya telah salah sangka dalam pemberitaan tentang PewDiePie.

Baca juga: Perang Subscriber PewDiePie Vs T-Series, Ini Kata YouTuber Anji

"Karena salah sangka dari jurnalis kami yang saat ini telah dipecat, kami mensponsori PewDiePie untuk mencapai subscriber maksimal dan memukul mundur T-Series hingga 80 juta subscriber," tulis publikasi palsu tersebut.

PewDiePie pun ikut mempromosikan publikasi ilegal ini melalui akun Twitternya. The Verge, sebagaimana KompasTekno rangkum Selasa (18/12/2018), melaporkan bahwa pihak Wall Street Journal telah mengetahui peretasan itu dan akan melakukan investigasi penuh.

"Laman tersebut dimiliki oleh WSJ Custom Solution, sebuah unit periklanan yang tidak berafiliasi dengan meja redaksi WSJ," jelas salah satu perwakilan WSJ. Saat ini, publikasi hasil retasan itu telah dicopot dari laman WSJ.

Kemarahanan para fans terhadap situs WSJ konon bukan tanpa alasan.Tahun lalu, WSJ melakukan investigasi terkait isi konten sang kreator yang dianggap menggunakan bahasa anti-semitik atau bernada rasisme.

Akibatnya, PewDiePie harus kehilangan video serialnya di YouTube Red yakni "Scare PewDiePie" dan didepak oleh Disney Maker Studio.

Sebelumnya, fans PewDiePie juga sempat meretas 50.000 printer di Amerika Serikat yang mencetak selebaran ajakan untuk subscribe kanal PewDiePie di YouTube. Targetnya beragam, mulai dari printer pegawai kantoran hingga pekerja stasiun pompa bensin.

Baca juga: 50.000 Printer Mendadak Cetak Ajakan Subscribe YouTuber PewDiePie

Para fans YouTuber bernama asli Felix Arvid Ulf Kjellberg tersebut memang menganggap serius perang jumlah subscriber melawan T-Series dan berupanya mendukung idolanya dengan melakukan berbagai cara, termasuk dengan melakukan peretasan.

Tak hanya fans, beberapa YouTuber dunia juga mendukung kanal YouTuber gaming itu seperti Mr. Beast dan Team 10, anggota YouTuber Justin Roberts. Mereka mengajak orang-orang untuk subscribe kanal PewDiePie di billboard Time Square di New York dan North Carolina.

Sebagai informasi, saat berita ini ditulis, PewDiePie masih unggul atas T-Series dengan 77 juta subscriber, sementara T-Series tertinggal di angka 75 juta subscriber.



Sumber The Verge
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X