Kompas.com - 22/12/2018, 08:03 WIB

KOMPAS.com - Perseteruan antara Huawei dan pemerintah Amerika Serikat berbuntut panjang. Beberapa negara yang bersekutu dengan AS ikut melarang penggunaan perangkat Huawei dengan alasan keamanan.

Menanggapi kondisi ini, CEO Huawei, Ken Hu akhirnya angkat bicara. Ia mengatakan bahwa tahun 2019 menjadi tahun yang sangat penting bagi Huawei dan perusahaan memang tengah menghadapi beberapa tantangan.

Menanggapi tuduhan soal masalah keamanan, Ken menegaskan bahwa Huawei bukanlah perusahaan yang menjadi mata-mata China. Ia mengatakan tuduhan tersebut adalah salah satu upaya untuk mendiskreditkan perusahaan.

"Ketika menyangkut tuduhan keamanan, sebaiknya biarkan fakta berbicara sendiri. Faktanya, adalah catatan Huawei memang bersih," ungkap Ken.

Tak hanya itu, Ken juga menekankan bahwa selama 30 tahun Huawei berdiri, tidak pernah ada bukti ancaman keamanan yang berasal dari perusahaan. Ia juga membuka pintu dengan lebar bagi para pengguna yang ingin memeriksa perangkat yang mereka beli langsung ke laboratorium perusahaan.

Baca juga: China Desak Kanada Bebaskan Petinggi Huawei yang Ditahan

"Kami sangat bersedia mengambil tindakan proaktif untuk mengatasi dan mengurangi masalah keamanan," kata Ken.

"Di bawah prinsip ini, kami tetap terbuka untuk melakukan dialog aktif dengan pemerintah di seluruh dunia untuk memahami kekhawatiran mereka dan mengeksplorasi semua solusi yang memungkinkan," lanjutnya.

Beberapa waktu lalu, sejumlah negara melarang penggunaan perangkat Huawei dan ZTE di lingkungan pemerintah. Hal ini dikarenakan vendor China tersebut mengancam keamanan dan bisa digunakan sebagai alat mata-mata oleh pemerintah China.

Namun Huawei menolak statusnya disamakan dengan ZTE yang notabene perusahaan milik pemerintah China. Huawei menegaskan bahwa dirinya adalah perusahaan swasta dengan 100 persen saham dimiliki oleh karyawan.

Dikutip KompasTekno dari Fortune, Sabtu (20/12/2018), Ken juga mengatakan bahwa adanya pemblokiran Huawei di beberapa negara bukan berarti pintu bisnis tertutup sepenuhnya untuk Huawei. Perusahaan menegaskan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Huawei adalah mata-mata China.

"Kami menyambut baik dialog terbuka dengan siapa saja yang memiliki kekhawatiran ini. Tapi untuk semua tuduhan ini, kami tetap membala diri dan kami tidak akan membiarkan reputasi kami ternoda," pungkas Ken.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Fortune

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Itu Ovo U Card, Simak Cara Daftar dan Aktivasinya

Apa Itu Ovo U Card, Simak Cara Daftar dan Aktivasinya

e-Business
Samsung Bikin Sensor 200 MP dengan Piksel Terkecil di Industri

Samsung Bikin Sensor 200 MP dengan Piksel Terkecil di Industri

Hardware
Kominfo Siap Bangun 4 Pusat Data Nasional di Indonesia

Kominfo Siap Bangun 4 Pusat Data Nasional di Indonesia

Internet
Terakhir 27 Juni, Ini Link Pendaftaran Seleksi Jalur Mandiri Universitas Padjadjaran serta Syarat dan Biayanya

Terakhir 27 Juni, Ini Link Pendaftaran Seleksi Jalur Mandiri Universitas Padjadjaran serta Syarat dan Biayanya

e-Business
Sony Pangkas Harga Game PS4 dan PS5 hingga 80 Persen, Ini Daftar Game yang Menarik

Sony Pangkas Harga Game PS4 dan PS5 hingga 80 Persen, Ini Daftar Game yang Menarik

Software
25 Link Download Twibbon Hari Anti Narkoba Internasional 2022 dan Cara Pakainya

25 Link Download Twibbon Hari Anti Narkoba Internasional 2022 dan Cara Pakainya

Internet
2 Ponsel Misterius Vivo Segera Masuk Indonesia

2 Ponsel Misterius Vivo Segera Masuk Indonesia

Gadget
Link Pendaftaran Seleksi Jalur Mandiri Universitas Airlangga serta Syarat, Jadwal, dan Biayanya

Link Pendaftaran Seleksi Jalur Mandiri Universitas Airlangga serta Syarat, Jadwal, dan Biayanya

e-Business
6 Janji Zuckerberg Bikin Kreator Instagram dan Facebook Makin Cuan

6 Janji Zuckerberg Bikin Kreator Instagram dan Facebook Makin Cuan

e-Business
Mengapa E-mail Bisa Masuk ke Spam di Gmail? Ini 5 Penyebabnya

Mengapa E-mail Bisa Masuk ke Spam di Gmail? Ini 5 Penyebabnya

Internet
Gimbal DJI RS 3 dan RS 3 Pro Sudah Bisa Dipesan di Indonesia, Ini Harganya

Gimbal DJI RS 3 dan RS 3 Pro Sudah Bisa Dipesan di Indonesia, Ini Harganya

Hardware
Tombol “Caption” Hadir di Video Twitter

Tombol “Caption” Hadir di Video Twitter

Software
Cara Cek BI Checking via SLIK OJK secara Online buat Mengajukan Kredit

Cara Cek BI Checking via SLIK OJK secara Online buat Mengajukan Kredit

e-Business
Siap-Siap Menghadapi Otomatisasi Transportasi

Siap-Siap Menghadapi Otomatisasi Transportasi

Hardware
Cara Melihat Skor UTBK-SBMPTN 2022 dengan Mengunduh Sertifikat via Website LTMPT

Cara Melihat Skor UTBK-SBMPTN 2022 dengan Mengunduh Sertifikat via Website LTMPT

e-Business
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.