Huawei Kirim 200 Juta Ponsel Sepanjang 2018

Kompas.com - 26/12/2018, 10:39 WIB
Material kaca yang membalut bodi Huawei Mate 20 Pro membuat bagian belakang mudah kotor dan meninggalkan sidik jari. KompasTekno/Yudha PratomoMaterial kaca yang membalut bodi Huawei Mate 20 Pro membuat bagian belakang mudah kotor dan meninggalkan sidik jari.

KOMPAS.com - Huawei memang menghadapi masalah belakangan ini, terutama menyangkut pemblokiran yang dilakukan AS dan sejumlah sekutunya. Namun, masalah tersebut tak menghalangi rekor pengiriman smartphone Huawei.

Sepanjang 2018, vendor asal China itu mencatat telah mengirimkan lebih dari 200 juta ponsel pintar. Jumlah itu adalah rekor pengiriman terbanyak Huawei.

Tahun lalu, Huawei mengapalkan 153 juta smartphone, sementara pada tahun 2016, jumlah pengiriman smartphone mencapai 139 juta.

"Dalam delapan tahun terakhir, pengapalan smartphone Huawei naik dari 3 juta pada 2010, menjadi 200 juta unit di tahun 2018, menggambarkan pertumbuhan 66 kali lipat," sebut Huawei dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Resmi Masuk Indonesia, Ini Harga Huawei Mate 20 dan Mate 20 Pro

Huawei mengumumkan ada tiga lini smartphone yang menyumbang jumlah pengiriman terbanyak yakni Huawei P20, Mate 20, dan seri Nova.

Lini smartphone P20 Huawei yang terdiri dari tiga model P20, P20 Pro, dan P20 Lite memberikan kontribusi pengiriman lebih dari 16 juta unit sejak tersedia di bulan Maret.

Sementara, lini Mate 20 terbaru mencatat pengiriman lima juta unit hanya dalam waktu dua bulan. Seri tersebut meliputi Mate 20, Mate 20 Pro, Mate 20 X, dan Porsche Design Mate 20 RS.

Kontribusi pengapalan smartphone paling banyak disumbang oleh ponsel kelas menengah Huawei, yakni seri Nova. Hingga akhir 2018, ponsel seri Nova yang dikapalkan mencapai 65 juta unit.

Ada empat model dalam lini Huawei Nova yang mendominasi pengapalan tahun ini yakni Nova 3, Nova 3i, Nova 3E, dan Nova 4.

Tak hanya lini Huawei yang membuat rekor baru. Sub-brand Huawei, Honor juga menjadi raja smartphone di China berkat kehadiran Honor 10 dan Honor V10.

Baca juga: Peredaran Ponsel Huawei P20 Pro di Indonesia Akan Dikurangi

Di pasar global, Huawei juga merangsek ke posisi dua vendor smartphone terbesar di dunia pada kuartal kedua dan ketiga tahun 2018, dengan pangsa pasar 14,6 persen.

Ke depan, seperti dirangkum KompasTekno dari Android Central, Rabu (26/12/2018), Huawei mengatakan akan fokus pada konsep "consumer-centric" dan berambisi menjadi pioner serta pemimpin pasar smartphone dunia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X