Pencabutan Izin First Media dan Internux Sempat Tertunda, Apa Alasannya?

Kompas.com - 28/12/2018, 15:21 WIB
Modem Bolt Super 4G LTE Reska K. Nistanto/KOMPAS.comModem Bolt Super 4G LTE
|
Editor Oik Yusuf

Namun, tenggal awal ini kemudian molor hingga tanggal 19 November yang juga kembali tertunda.

Pada tanggal 19 November lalu, PT First Media (KBLV) dan PT Internux mengajukan proposal pembayaran dengan mekanisme cicilan. Namun menurut Ismail, Kementerian Keuangan tidak menemukan landasan regulasi yang cukup untuk merespon proposal tersebut.

Hingga, pada akhirnya Kominfo memutuskan untuk mencabut izin penggunaan frekuensi PT First Media (KBLV) dan PT Internux hari ini.

Untuk melaksanakan keputusan tersebut, kedua operator diwajibkan melakukan shutdown terhadap core radio Network Operation Center (NOC) agar tidak dapat lagi melayani pelanggan menggunakan pita frekuensi 2,3 GHz.

Untuk pencabutan izin PT Internux, hal tersebut dilandasi Keputusan Menteri Kominfo Nomor 1012 Tahun 2018 tentang Pencabutan Izin Pita Frekuensi Radio untuk Penyelenggaraan Jaringan Tetap Lokasi Berbasis Packet Switched yang menggunakan Pita Frekuensi Radio 2,3 Ghz untuk Keperluan Layanan Pita Lebar Nirkabel PT Internux.

Sementara keputusan pencabutan izin untuk PT First Media (KBLV) tertuang dalam Keputusan Nomor 1011 Tahun 2018.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X