WhatsApp Sudah Tidak Bisa Dipakai Lagi di Tipe Ponsel Ini

Kompas.com - 03/01/2019, 11:18 WIB
IlustrasiMashable Ilustrasi

KOMPAS.com - Mulai awal 2019 ini, sederet ponsel Nokia dengan OS Series 40 (sering disingkat S40), tak akan lagi bisa menjalankan aplikasi pesan instan WhatsApp. Pihak WhatsApp mengumumkan bahwa mereka menghentikan dukungan layanan sejak 31 Desember 2018 lalu.

Dalam sebuah publikasi lewat blog resminya, WhatsApp mengatakan bahwa mereka hanya akan memberi dukungan teknis pada smartphone dengan sistem operasi minimum Android 4.0, Windows Phone 8.1, iOS 8, serta JioPhone dan JioPhone 2.

Dengan kata lain, deretan ponsel Nokia dengan OS S40 seperti Asha 501, 210, 301, dll tidak bisa lagi menjalankan aplikasi WhatsApp pada ponselnya. Celakanya, pengguna pun tidak akan bisa memindahkan riwayat percakapan ke platform lain.

"Jika Anda memiliki salah satu perangkat di atas, cukup instal WhatsApp dan verifikasi nomor telepon Anda pada perangkat baru. Ingat bahwa WhatsApp hanya dapat diaktifkan dengan satu nomor telepon di satu perangkat," tulis pihak WhatsApp.

"Selain itu, saat ini tidak ada opsi untuk mentransfer riwayat percakapan antar-platform. Namun, kami menyediakan opsi untuk mengekspor riwayat obrolan Anda menjadi sebuah lampiran pada e-mail," lanjut mereka.

Android dan iOS berikutnya
 
Dikutip KompasTekno dari Phone Radar, Kamis (3/1/2018), Whatsapp juga mengumumkan akan menghentikan dukungan pada perangkat Android 2.3.7 dan iOS 7. Namun dukungan teknis untuk dua sistem operasi ini baru akan dihentikan pada 2020 mendatang.

Sebelumnya pada tanggal yang sama di akhir 2017 lalu, WhatsApp juga menghentikan dukungan untuk beberapa sistem operasi. Kala itu WhatsApp menegaskan tak lagi mendukung Blackberry OS dan Blackberry 10.

Sistem operasi lawas lain yang bernasib serupa adalah Windows Phone 8.0 dan yang versi lebih tua. Selain itu WhatsApp juga mengingatkan sejumlah fitur bisa saja berhenti berfungsi pada waktu yang tak ditentukan.

"Karena kami tidak lagi mengembangkan secara aktif untuk sistem operasi ini, beberapa fitur mungkin berhenti berfungsi kapan saja," tulis pihak WhatsApp.



Close Ads X