Colokan USB Type-C Bakal Dibuat Lebih Aman dari Malware

Kompas.com - 05/01/2019, 14:57 WIB
Ilustrasi kabel dan port USB type-C di laptop. Wikimedia CommonsIlustrasi kabel dan port USB type-C di laptop.

KOMPAS.com - Sebagian perangkat seperti ponsel dan laptop yang dirilis dalam beberapa tahun terakhir ini telah menggunakan konektor USB Type-C alias USB-C. Ke depan, tipe port yang berbentuk simetris ini kemungkinan besar bakal makin banyak diadopsi.

USB-C memiliki kecepatan transfer data dan daya lebih lebih cepat dengan muatan lebih banyak hanya dengan satu kabel. Meski begitu, dari sisi keamanan siber dan hardware, USB-C dirasa masih rentan.

Para analis sekuriti telah mewanti-wanti bahwa hacker bisa menyuntikkan malware ke adapter atau kabel charger hanya dalam beberapa detik. Malware tersebut bisa mengancam komputer atau perangkat yang menggunakan USB-C.

Baca juga: USB-C Dikhawatirkan Jadi "Sahabat" Malware

Selain itu, perangkat charger yang tidak kompatibel bisa saja menyalurkan keluaran daya yang tidak sesuai sehingga berpotensi merusak perangkat.

Hal ini menjadi kekhawatiran bagi USB Implementers Forum (USB-IF), sebuah lembaga swadaya yang menciptakan dan mempromosikan penggunaan teknologi USB.

Itulah mengapa mereka meluncurkan USB Type C Authentication Program yang bertujuan untuk membuat sistem USB-C lebih aman.

USB dengan dua ujung serupa ini diterbitkan di situs teknologi The Verge. USB dengan dua ujung serupa ini diterbitkan di situs teknologi The Verge.

Program ini akan meningkatkan keamanan perangkat yang mengadopsi USB-C, baik dari sisi sekuriti terhadap malware ataupun keluaran daya yang tidak sesuai.

Standar protokol USB type C Authentication akan mengidentifikasi dan melakukan otentikasi terhadap charger USB-C, perangkat dan kabel yang bersertifikat.

Cara kerjanya mengandalkan otentikasi cyptographic 128-bit. Begitu kabel atau media penyimpanan USB-C tertancap ke gadget, saat itu juga gadget akan mengenali sertifikat dan spesifikasi perangkat yang terhubung.

Baca juga: Qualcomm Tingkatkan Kualitas Suara Ponsel USB Type-C

Dengan demikian, gadget akan bisa mencegah proses transfer data (malware) atau keluaran daya yang merusak apabila perangkat USB type C yang terkoneksi tak memiliki sertifikasi atau tidak kompatibel. 

Dirangkum KompasTekno dari Android Authority, Sabtu (5/1/2019), sekarang USB type C Authentication masih bersifat opsional. Namun ke depan, tak menutup kemungkinan program ini akan wajib disematkan di semua perangkat USB-C guna meningkatkan keamanan.

Apalagi, USB-C memang digadang-gadang menjadi standar tunggal untuk semua perangkat komputer dan gadget di masa depan. Agaknya perlu diterapkan pengamanan sebanyak mungkin agar konektor universal ini tak rentan dioprek tangan-tangan jahil.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Timnas E-sports Mobile Legends Indonesia Lolos ke Babak Grand Final SEA Games 2021

Timnas E-sports Mobile Legends Indonesia Lolos ke Babak Grand Final SEA Games 2021

Software
Menurut Survei, Netflix Semakin Ditinggal Pelanggannya

Menurut Survei, Netflix Semakin Ditinggal Pelanggannya

e-Business
20 Link Download Twibbon Hari Kebangkitan Nasional 2022 dan Cara Pakainya

20 Link Download Twibbon Hari Kebangkitan Nasional 2022 dan Cara Pakainya

Software
Apa itu Akun Bot atau Spam yang Bikin Elon Musk Tunda Beli Twitter?

Apa itu Akun Bot atau Spam yang Bikin Elon Musk Tunda Beli Twitter?

e-Business
Menhub Minta Boeing Penuhi Kebutuhan Pesawat Garuda dan Lion Group

Menhub Minta Boeing Penuhi Kebutuhan Pesawat Garuda dan Lion Group

Hardware
Google Hapus Aplikasi Perekam Telepon di Play Store Karena Dinilai Langgar Privasi

Google Hapus Aplikasi Perekam Telepon di Play Store Karena Dinilai Langgar Privasi

Software
TikTok Siapkan Fitur Branded Mission, Bikin Video Iklan Bisa Dapat Uang

TikTok Siapkan Fitur Branded Mission, Bikin Video Iklan Bisa Dapat Uang

Software
iPhone atau Macbook Hilang, Apa yang Harus Dilakukan?

iPhone atau Macbook Hilang, Apa yang Harus Dilakukan?

Hardware
Riset Sebut iPhone Bisa Terinfeksi Malware Meski dalam Keadaan Mati

Riset Sebut iPhone Bisa Terinfeksi Malware Meski dalam Keadaan Mati

Software
Oppo Ajak Penggemar PUBG Mobile Main Bareng Bigetron, Ini Link Pendaftarannya

Oppo Ajak Penggemar PUBG Mobile Main Bareng Bigetron, Ini Link Pendaftarannya

Software
Tabel Spesifikasi dan Harga Advan Nasa Pro yang Dibanderol Rp 1 Jutaan

Tabel Spesifikasi dan Harga Advan Nasa Pro yang Dibanderol Rp 1 Jutaan

Gadget
Xiaomi Redmi 10A Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Jutaan

Xiaomi Redmi 10A Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Jutaan

Gadget
YouTube Luncurkan 'Most Replayed', Permudah Tonton Bagian Video yang Sering Diulang

YouTube Luncurkan "Most Replayed", Permudah Tonton Bagian Video yang Sering Diulang

Software
Apa itu ICAO? Organisasi Aviasi yang Tawari Indonesia Jadi Anggota Dewan

Apa itu ICAO? Organisasi Aviasi yang Tawari Indonesia Jadi Anggota Dewan

e-Business
Huawei Mate Xs 2 Resmi Meluncur Global, Harga Rp 30 Jutaan

Huawei Mate Xs 2 Resmi Meluncur Global, Harga Rp 30 Jutaan

Gadget
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.