Dari eSIM hingga Poni yang Hilang, Ini Prediksi 10 Tren Ponsel di 2019

Kompas.com - 08/01/2019, 20:47 WIB
Konsep ponsel layar lipat Samsung dengan Infinity Flex Display yang bisa berubah dari smartphone menjadi tablet. The VergeKonsep ponsel layar lipat Samsung dengan Infinity Flex Display yang bisa berubah dari smartphone menjadi tablet.

KOMPAS.com - Dari tahun ke tahun perkembangan teknologi seakan tak berhenti. Selalu ada inovasi baru yang ditelurkan para pabrikan.

Sedikit kilas balik, tahun 2018 lalu, beberapa teknologi banyak merajai pasar smartphone, seperti kamera ganda, kecerdasan buatan yang semakin canggih, facial recognition atau pengenal wajah.

Tahun ini, beberapa teknologi juga sudah diumbar para vendor seperti ponsel layar lipat atau ponsel dengan konektivitas 5G. Beberapa teknologi di tahun 2018 agaknya masih akan menjadi tren tapi bakal lebih dipercanggih.

Berikut 10 tren teknologi yang diramalkan akan semakin lumrah ditemui sepanjang tahun 2019, seperto dirangkum KompasTekno dari Phandroid, Selasa (8/1/2019).

1. Layar lipat

Beberapa vendor smartphone tampak menggebu-gebu menjadi yang pertama menelurkan ponsel lipat. Beberapa rumor penampakan smartphone lipat juga semakin marak di ranah maya.

Samsung telah secara resmi memperkenalkan purwarupa ponsel lipatnya November lalu. Ponsel ini kemungkinan akan diluncurkan pada paruh pertama tahun 2019.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain Samsung, Huawei dan LG juga sesumabr akan meluncurkan ponsel lipatnya tahun ini.
Beberapa pabrikan smartphone China lain seperti Xiaomi, Oppo, dan Lenovo juga akan ikut tren ini.

Baca juga: Xiaomi, Lenovo, dan Oppo Dikabarkan Gaet LG untuk Bikin Ponsel Lipat

Sebelum para vendor di atas resmi merilis ponsel layar lipat, perusahaan startup asal California, Royole, telah lebih dulu menelurkan smartphone Android layar lipat bernama FlexPai pada akhir Oktober 2018.

Sejatinya, adopsi smartphone layar lipat secara masif masih dipertanyakan. Namun setidaknya, teknologi ini bermanfaat menambah portofolio para vendor.

2. Kecerdasan buatan

Artifical Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan memang bukan hal baru. Namun semakin hari, AI dibuat semakin canggih dan bisa diaplikasikan ke lebih banyak perangkat.

Kemungkinan, AI akan semakin berkembang tahun ini, terutama pada fitur kamera smartphone, seperti yang telah diaplikasikan Google Pixel. Alih-alih menambah lensa kamera, Google lebih memilih mempercanggih AI pada kamera Google Pixel 3.

Beberapa pihak mengakui hasil jepretan kamera tunggal Google Pixel bisa diadu atau bahkan lebih baik dibanding ponsel dengan kamera ganda perangkat lain.

Baca juga: Smartphone Kekiniaan Dilengkapi AI, Apa Gunanya?

Salah satu fitur yang diunggulkan melalui AI adalah "Night Sight Mode" yang memungkinkan hasil gambar masih jelas dalam kondisi low-light. Fitur tersebut akhirnya diikuti vendor lain, salah satunya Samsung yang dikabarkan tengah mengembangkan fitur bernama "Bright Night".

Tak hanya soal fotografi, AI juga merambah ke perangkat speaker berwujud smart speaker.

Industri smart speaker bakal diramaikan pemain baru selain Alexa milik Amazon atau Google Home, seperti misalnya produk Galaxy Home Smart Speaker besutan Samsung dan smart speaker Xiaomi.

3. Pemindai sidik jari di dalam layar

Teknologi pemindai sidik jari di dalam layar atau in-display fingerprint scanner pertama kali tersemat di Vivo X20 Plus UD tahun lalu. Fitur ini merupakan hasil kolaborasi antara Vivo dan Synaptics, perusahaan sensor fingerprint yang berbasis di Amerika Serikat.

Halaman:


Sumber Phandroid
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X