Dari eSIM hingga Poni yang Hilang, Ini Prediksi 10 Tren Ponsel di 2019

Kompas.com - 08/01/2019, 20:47 WIB
Konsep ponsel layar lipat Samsung dengan Infinity Flex Display yang bisa berubah dari smartphone menjadi tablet. The VergeKonsep ponsel layar lipat Samsung dengan Infinity Flex Display yang bisa berubah dari smartphone menjadi tablet.

Samsung disebut sedang mengembangkan teknologi serupa, namun diklaim bakal lebih canggih. Vendor Korea Selatan itu akan menggunakan teknologi ultrasonik yang 30 persen lebih cepat dan akurat dibanding teknologi yang sudah ada.

Rumor yang santer terdengar menyebut teknologi pemindai sidik jari dalam layar akan diadopsi pada lini Galaxy S10 yang akan rilis tahun ini. Namun kabar terbaru menyebut bahwa fitur anyar itu akan lebih dulu disematkan ke Galaxy A10.

Baca juga: Samsung Patenkan Pemindai Sidik Jari di Layar, Untuk Galaxy S10?

Fitur pemindai sidik jari dalam layar juga telah terpasang di Oppo R17 yang rilis bulan Agustus lalu. Diprediksi, akan semakin banyak vendor yang mengadopsi teknologi ini.

Dari segi desain, penggunaan pemindai sidik jari dalam layar bisa menguntungkan. Dengan meletakan panel sensor pemindai sidik jari ke bagian layar, vendor bisa membuat layar lebih lega karena tidak perlu menempatkannya di bagian dagu atau bezel (bingkai) bagian bawah.

Pengalihan sensor pemindai sidik jari dari punggung ke layar pun bisa membuat layar lebih lega. Apalagi jika beberapa pabrikan ingin memasang kamera dalam jumlah cukup banyak.

Terlebih, masih banyak pengguna smartphone yang lebih nyaman dengan pemindai sidik jari ketimbang pemindai biometrik face unlock sebagai sistem keamanan perangkat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

4. Pengenal wajah

Selain pemindai sidik jari, teknologi face recognition atau pengenal wajah juga diramalkan akan banyak digunakan banyak vendor ponsel tahun ini. Salah satu yang suah siap memproduksinya adalah Sony.

Perusahaan elektronik asal Jepang itu sesumbar akan memproduksi teknologi pemindai wajah 3D menggunakan teknologi laser yang hasil pindaiannya diklaim lebih akurat serta bisa memindai objek dari jarak paling jauh lima meter.

Baca juga: Sony Kembangkan Teknologi Laser Pengenal Wajah untuk Ponsel

Samsung juga disebut akan menyematkan fitur sensor Time of Flight (ToF) di lini Galaxy S10.
Fitur ini bisa membuat sistem pemindai wajah lebih baik lagi.

5. Pengisi daya nirkabel

Satu lagi teknologi yang bukan terobosan baru, namun diprediksi akan semakin laris diadopsi pada 2019. Beberapa pabrikan ponsel memang sudah menyediakan charger pad nirkabel. Namun jumlahnya memang masih sedikit.

Teknologi ini kemungkinan akan semakin banyak dikembangkan vendor smartphone. Masalah dari pengisi daya nirkabel ini adalah kecepatan charging yang tergantung pada jenis ponsel dan charger nirkabel yang digunakan.

Baca juga: Oppo Patenkan "Wireless Charging" Terkencang di Dunia

Dengan begitu, ketika pengguna memiliki pengisi daya nirkabel 10W, tapi ponselnya tidak mendukung fitur itu maka tetap saja tidak bisa digunakan. Semoga saja, di tahun ini, akan lebih banyak manufaktur charger nirkabel yang bisa mengisi daya lebih cepat.

6. Poni yang menghilang

Tak bisa dipungkiri, desain layar "poni" atau "notch" yang dipopulerkan iPhone X menjadi tren smartphone sepanjang tahun 2018.

Ukuran takik yang menjorok di atas layar pun lambat laun semakin berkurang hingga muncul desain dewdrop screen atau poni yang berbentuk seperti tetesan air.

Akhir tahun lalu, Samsung yang masih belum terjamah demam "notch" memperkenalkan desain baru bernama Infinity-O. Desain ini akan menempelkan lubang kecil sebagai rumah kamera depan.

Baca juga: Tren Kamera Smartphone, dari Poni, Kamera Tersembunyi, hingga "Lubang"

Tak hanya Samsung, Huawei juga menelurkan desain serupa di Huawei Nova 4. Bukan tidak mungkin, bebeapa vendor ponsel lain akan mengekor Samsung serta Huawei.

Halaman:


Sumber Phandroid
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.