200 Juta Orang Akses Spotify Tiap Bulan

Kompas.com - 14/01/2019, 11:33 WIB
Ilustrasi SpotifyChristian Hartmann / Reuters Ilustrasi Spotify

KOMPAS.com - Aplikasi musik alir atau music streaming  Spotify, mengumumkan capaian terbarunya. Spotify mengklaim memiliki 200 juta pengguna aktif bulanan dan total 40 juta daftar putar di platformnya.

Dari data yang tercacat, sebagain besar pengguna masih didominasi oleh para pelanggan non-premium alias yang bergantung pada subsidi iklan. Jumlah pelanggan gratisan ini mencapai 113 juta pengguna, sementara pelanggan premium sebesar 87 juta.

Spotify menyebut bahwa penggunanya tersebar di 78 negara dan sesumbar menjadi platform streaming audio terbesar di dunia saat ini. Tahun lalu, di periode yang sama, jumlah pengguna premium dan gratisan Spotify masih terbilang sama yakni masing-masing sekitar 70 juta pengguna.

Dilansir KompasTekno dari Phone Arena, Senin (14/1/2019), pertumbuhan pengguna Spotify diperkirakan turut disumbang dari peningkatan adopsi speaker pintar yang bisa memutar lagu dari Spotify melalui asisten virtual.

Baca juga: Spotify Resmi Hadir di Apple Watch

Dalam ajang CES yang terselenggara pekan lalu, Dustee Jenkins, Gobal Head Communication Spotify mengungkapkan akan fokus pada kapabilitas podcast di platformnya. Layanan podcast memang akhir-akhir ini cukup digemari beberapa tahun terakhir.

Akhir tahun lalu, perusahaan asal Swedia ini merombak aplikasinya untuk memudahkan promosi streaming podcast.

"Ada peluang signifikan untuk podcast dan memastikan bahwa kami memiliki jenis konten yang unik di platform kami," jelas Jenkins.

Sebagai bukti fokusnya kepada podcast, Spotify menggandeng mantan jurnalis olahraga ESPN,  Jemele Hill dan komika Amy Schumer, yang kabarnya dibayar 1 juta dollar AS (Rp 14 miliar) untuk mengisi podcast di Spotify.

Kembali ke belakang, Spotify resmi diluncurkan pada 7 Oktober 2008. Sejak saat itu, meski pengguna tercatat terus meningkat, hingga akhir kuartal-IV 2018, Spotify belum mencatat keuntungan.

Mereka baru akan mengumumkan pendapatannya untuk tiga bulan, dari Oktober-Desember 2018 pada 6 Februari mendatang.




Close Ads X