Facebook Gratiskan Teknologi Upload Foto HD dengan Bandwidth Minim

Kompas.com - 22/01/2019, 18:24 WIB
Ilustrasi FacebookIst Ilustrasi Facebook

KOMPAS.com - Raksasa jejaring sosial, Facebook meluncurkan tool open-source bertajuk Spectrum. Tool ini memungkinkan pengguna untuk mengunggah foto berukuran besar, namun tak memakan kuota, dengan tetap mempertahankan kualitas gambar

Karena bersifat open source, tool ini bisa didapatkan pengembang aplikasi secara gratis. Spectrum sendiri sebelumnya hanya digunakan secara terbatas di beberapa aplikasi buatan Facebook yang memiliki fitur upload foto.

Kali ini, para pengembang aplikasi Android dan iOS bisa menggunakan tool ini untuk aplikasi mereka yang ada fitur unggahan gambar.

Sejatinya, Spectrum adalah seperangkat image processing library yang bisa diintegrasikan ke dalam aplikasi berbasis Android dan iOS. 

Cara kerja Spectrum sendiri terbilang cukup sederhana. Lewat teknologi kompresi Mozilla JPEG, Spectrum dapat mengurangi ukuran file gambar sebesar 15 persen dari ukuran aslinya.

Baca juga: Facebook Punya Fitur untuk Membuat dan Menyebarkan Petisi Online

Spectrum juga bisa mengoptimalkan foto yang diperkecil ukuran filenya tadi, agar kualitas dan ketajaman foto tidak berkurang.

Walhasil, jika diunggah, foto yang diperkecil tersebut hanya membutuhkan bandwidth yang lebih sedikit dari biasanya, namun ketajaman gambar tetap terjaga. 

Facebook pun berharap, peluncuran Spectrum menjadi tool open-source ini dapat memudahkan para pengembang sekaligus pengguna, terlebih dalam aspek unggah foto dengan file size atau resolusi yang besar.

"Kami sangat antusias untuk melihat bagaimana komunitas pengembang (aplikasi) menggunakan Spectrum untuk meningkatkan pengalaman (unggah) foto dalam aplikasi (mereka)," sebut pihak Facebook. 

"Kami berharap Spectrum dapat berguna bagi pengembang, sama halnya dengan Facebook yang menawarkan kualitas unggahan gambar yang baik," imbuhnya.

Untuk saat ini, tool besutan Facebook ini sudah tersedia di situs open-source project, Github, dan bisa digunakan oleh para pengembang aplikasi mobile, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari TechRadar, Selasa (22/1/2019).

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X