Kompas.com - 30/01/2019, 11:26 WIB
Ilustrasi waze IstIlustrasi waze

KOMPAS.com - Perusahaan search engine raksasa Google diketahui memiliki dua aplikasi peta yakni Google Maps dan Waze. Keduanya pun cukup populer digunakan, terutama di Indonesia.

Memang, Waze bukanlah aplikasi yang asli lahir dari Google, melainkan diakuisisi dari perusahaan asal Israel tahun 2013.

Google Maps dan Waze memiliki fungsi yang sama dan layanan yang tak jauh berbeda. Lalu untuk apa Google mempertahannya keduanya? Apakah Google akan mempertahankan Maps ketimbang Waze?

Belakangan, Googe lebih banyak menggulirkan fitur untuk Google Maps. Misalnya saja fitur speed limit notification atau batas kecepatan maksimal yang sudah dirilis di sebagian besar wilayah Amerika Serikat.

Google juga disebut akan merilis fitur baru untuk melaporkan adanya kecelakaan di rute yang akan dilewati pengguna. Ada juga fitur speed camera warning yang kurang lebih berfungsi sama seperti fitur speed limit.

Hanya saja dengan fitur ini pengguna tak perlu melihat ke ponsel, namun akan dibantu audio jika akan ada kamera pengintai kecepatan di rute yang akan dilalui.

Fitur laporan di Google Maps Fitur laporan di Google Maps

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Google, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Phone Arena, Rabu (30/1/2019), disebut akan menambahkan fitur yang menjadi salah satu keunikan Waze, yakni suara selebritas atau bahkan suara pengguna sendiri untuk mengisi vokal Google Maps sebagai pemandu jalan.

Baca juga: Pengguna Waze Ditemani Dian Sastrowardoyo Selama Asian Games 2018

Fitur-fitur di atas sejatinya sudah lebih dulu tersedia di Waze sebelum diboyong ke Google Maps. Hal tersebut menimbulkan lagi-lagi pertanyaan, apakah Google akan membunuh Waze perlahan-lahan dengan membawa fitur-fitur favorit Waze ke Google Maps?

Padahal, Waze dan Google Maps memiiki basis yang berbeda. Waze menggunakan konsep crowdsourcing, yang artinya lebih mengandalkan informasi dari sesama pengguna Waze untuk melaporkan kondisi lalu lintas.

Sehingga informasi lalu lintas bisa lebih real-time. Bisa dibilang jika Waze merupakan aplikasi navigasi berbasis media sosial, yang mengizinkan pengguna berbagi informasi lalu lintas. Sementara Google Maps tidak mengandalkan informasi dari pengguna sebagaimana Waze, sehingga informasi yang diberikan tidak real-time.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.