Kompas.com - 31/01/2019, 20:09 WIB
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Aplikasi video call buatan Apple, FaceTime, diketahui dilanda "bug" serius. Celah keamanantersebut memungkinkan penelepon melihat video dari kamera perangkat milik teman yang dihubungi, walau panggilan belum diangkat atau diterima.

Sebuah video yang menampilkan dampak bug itu viral di dunia maya pada Rabu (30/1/2019). Namun, sebelum heboh dibicarakan oleh publik, seorang gamer 14 tahun bernama Grant Thompson ternyata sudah menemukan celah keamanan dimaksud terlebih dahulu.

Grant menemukan bug FaceTime saat hendak memainkan game Fortnite bersama teman-temannya, Sabtu (19/1/2019) lalu. Untuk kemudahan komunikasi dalam game, Grant pun mencoba melakukan percakapan dengan para kawannya lewat Group Facetime

Grant terkejut lantaran ia bisa langsung mendengar suara dari ponsel temannya. Padahal mereka sendiri belum mengangkat panggilan FaceTime dari Grant. 

Baca juga: Awas, Penelepon "Facetime" di iPhone Bisa Dengar Suara Penerima Meski Belum Diangkat

Melihat anomali ini, Grant pun langsung melaporkan hal tersebut ke ibunya, Michele Thompson. Michele awalnya sempat ragu, namun setelah Grant mendemonstrasikan bug tersebut di iPhone milik sang ibu, akhirnya dia yakin.

Michele lantas melaporkan bug tersebut ke Apple lewat berbagai cara, seperti melalui Twitter dengan menulis keluhan sekaligus mention akun@AppleSupport.

"Anak remaja saya menemukan celah keamanan fatal di iOS terbaru Apple. Dia bisa menguping lewat iPhone/ iPad tanpa persetujuan," kicau Michele dalam tweet yang diunggahnya, disertai lampiran bukti penemuan bug berupa sebuah video.

Selain Twitter, Michele juga mengirim laporan bug lewat e-mail, pesan Facebook, menghubungi line telepon Apple, hingga mengirim fax. Sayang, Apple malah cuek. Laporan-laporannya terkait bug ini tak kunjung ditanggapi.

"Saya mencoba melaporkan (bug ini) dengan berbagai cara, namun mereka (Apple) tak mendengar," ujar wanita berumur 43 tahun itu.

Michele dikabarkan juga sempat berencana untuk membuat video YouTube yang rencananya akan dipublikasikan dan dikirim Apple.

Namun, sebelum Michele membuat video tersebut, video lain yang mendemonstrasikan celah keamanan fatal yang sama di FaceTime telah viral terlebih dahulu. 

Belum diketahui kenapa Apple tak merespon bug serius ini dengan cepat. Namun, pihak Apple sendiri sempat menyarankan Michele untuk menghubungi divisi pengembang Apple.

Michele pun mengikuti prosedur ini pada Jumat lalu. Namun, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari ZD Net, Kamis (31/1/2019), tetap saja dia tidak mendapatkan kejelasan dari Apple.

Celah fatal untuk menguping dan mengintip

Fitur Group FaceTime di perangkat berbasis iOS 12.1 ke atas dilanda bug yang memungkinkan penelepon mendengar suara dari ponsel lawan bicara di FaceTime, tanpa perlu menunggu panggilan diangkat.

Celah fatal ini tidak hanya terjadi di fitur audio-only atau panggilan suara saja tapi juga panggilan video (video call) di grup FaceTime. Jadi, penelepon bisa mengintip situasi melalui kamera depan perangkat penerima, lagi-lagi tanpa perlu menunggu video call diterima.

Pada kasus video, ketika si penerima panggilan video membuka perangkat dengan menekan tombol daya, orang yang melakukan panggilan video call akan melihat cuplikan video tanpa audio dan tanpa sepengetahuan penerima.

Artinya, pengguna pertama yang mengundang grup FaceTime bisa menguping dan mengintip apa yang dilakukan pengguna iOS lain yang ia hubungi melalui video FaceTime, meski di perangkat si penerima masih dalam status berdering.

Baca juga: Ada Bug Serius, Apple Matikan Server Group FaceTime

Lantaran bug yang bersifat serius tersebut, Apple terpaksa mematikan server Group FaceTime sehingga para pengguna layanan itu tidak bisa melakukan obrolan dalam grup. Adapun percakapan pribadi antar pengguna FaceTime secara perorangan masih bisa dilakukan.

Hingga sore ini, keterangan di situs Apple masih menyebutkan bahwa server Group FaceTime sedang bermasalah dan layanannya tidak dapat dipakai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber ZDNet
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.