Pertama dalam 13 Tahun, Spotify Raup Untung

Kompas.com - 08/02/2019, 15:33 WIB
Ilustrasi SpotifyChristian Hartmann / Reuters Ilustrasi Spotify

KOMPAS.com - Paltform aliran musik ( streaming) Spotify baru saja memecahkan rekor baru. Akhirnya, sejak berdiri pada 2006 silam, perusahaan asal Swedia itu berhasil mendapatkan untung untuk pertama kalinya.

Dari laporan keuangan kuartal IV-2018, Spotify mengaku bahwa pendapatan operasional, laba bersih, dan aliran kas bebas, hasilnya semua positif. Pendapatan operasional yang diperoleh Spotify sebesar 94 juta euro (sekitar Rp 1,5 triliun) pada kuartal tersebut.

Kendati demikian, Spotify telah diwanti-wanti soal kerugian yang kemungkinan akan ditanggung tahun ini, akibat upaya pengembangan melalui jalur akuisisi. Sebelumnya dilaporkan bahwa Spotify mengakuisisi dua pemain besar dalam pasar podcast.

Laporan keuangan Spotify kuartal-IV 2018Spotify Laporan keuangan Spotify kuartal-IV 2018

Dalam rilisnya, Spotify menyebut menghabiskan sekitar 400-500 juta dollar AS (Rp 5,6-7 triliun) untuk melakukan beberapa akuisisi tahun ini.

Baca juga: 200 Juta Orang Akses Spotify Tiap Bulan

Dilansir KompasTekno dari situs resmi Spotify, Jumat (8/2/2019), dua pemain besar podcast yang dimaksud adalah Gimlet Media dan Anchor.

Gimlet Media diketahui sebagai jaringan studio podcast yang berbasis di New York, sementara Anchor adalah perusahaan produksi podcast.

Spotify menasbihkan diri sebagai paltform streaming audio terbesar di dunia, yang tersebar di 79 negara.

Total pengguna aktif bulanan (monthly active user/MAU) diklaim mencapai 207 juta pengguna. Hingga saat ini, Spotify mengklaim memiliki 96 juta pelanggan premium yang membayar Rp 50.000 per bulan.

Baca juga: Pengguna Spotify Gratis Bakal Bisa Skip Iklan?

Jumlah ini hampir dua kali lipat dari pelanggan Apple Music yang 50 juta. Spotify tidak menyertakan berapa jumlah pengguna non-premium, alias gratisan.

Jika menilik laporan bulan Januari lalu, jumlah pelanggan gratisan masih mendominasi pelanggan Spotify, yakni mencapai 113 juta pengguna.

Jangan lupa follow Twitter KompasTekno dan Facebook KompasTekno untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Tak ketinggalan juga subscribe channel YouTube KompasTekno untuk menonton video-video seru seputar teknologi.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X