Pakai Arsitektur Lama, Snapdragon 712 Janjikan Performa Meningkat

Kompas.com - 13/02/2019, 12:22 WIB
Qualcomm Snapdragon 712 resmi dirilis.Qualcomm Qualcomm Snapdragon 712 resmi dirilis.

KOMPAS.com - Qualcomm Snapdragon 712 baru diperkenalkan pekan lalu dan diklaim sebagai chipset paling garang untuk ponsel kelas menengah. Dibangun dengan arsitektur 10nm, performanya dijanjikan meningkat 10 persen ketimbang sang pendahulu, Snapdragon 710.

Meski persentase peningkatan itu terbilang tak signifikan, tetapi Qualcomm berani menyebut Snapdragon 712 bakal memberikan pengalaman gaming yang mumpuni.

Optomisme itu patut dipertanyakan, mengingat Snapdragon 712 masih mengusung arsitektur lama, yakni delapan CPU Kryo 360 untuk pemrosesan, sama seperti Snapdragon 710. Grafisnya pun tetap memakai chip Adreno 616.

Rupanya Qualcomm lebih menitikberatkan pada frekuensi clock Snapdragon 712 yang lebih tinggi, yakni 2,3 GHz dibandingkan 2,2 GHz pada seri sebelumnya. Hal ini, menurut Qualcomm, berpengaruh besar untuk performa gaming.

Kecepatan pemrosesan dan rendering grafis selama bermain game dijamin Qualcomm tak bikin kecewa. Untuk bermain game berat dan melibatkan banyak pemain (multiplayer) semacam PUBG bisa diandalkan.

Baca juga: Qualcomm Tak Mau Chip Buatannya Dipakai di iPhone XS, XR, dan XS Max

Di saat bersamaan, Adreno 616 lebih maksimal lagi memberikan kualitas visual gaming yang apik, dengan dukungan warna hingga 1 miliar. Aspek audio pun dikatakan meningkat untuk menambah keseruan gaming.

Snapdragon 712 juga dilengkapi modem LTE Opteron X15 untuk meningkatkan fitur-fitur jaringan 4G LTE yang beragam, serta mendukung teknologi 4x4 MIMO dan Licensed-Assisted Access (LAA), sebagaimana dihimpun KompasTekno, Selasa (12/2/2019), dari Gizmochina.

Kecepatan unduhnya disebut-sebut dua kali lebih kompeten ketimbang LTE konvensional. Jika benar, maka tak perlu khawatir dengan hambatan-hambatan teknis selama bermain game secara online.

Secara keseluruhan Snapdragon 712 juga memberi peningkatan pada dukungan teknologi kecerdasan buatan (AI), kamera yang mendukung kedalaman warna 10-bit, serta perekaman 4K.

Baca juga: Penjualan Ponsel Gaming Asus ROG Phone di Indonesia Tertunda

Pengisian daya pun lebih praktis dengan teknologi Quick Charge 4+. Dengan begitu, mengisi daya bisa super cupet, hanya 15 menit dari 0 persen ke 50 persen.

Kita buktikan saja klaim-klaim ini pada ponsel-ponsel menengah yang menggunakan Snapdragon 712 sepanjang tahun ini.




Close Ads X