Kompas.com - 26/02/2019, 20:20 WIB

SAN JOSE, KOMPAS.com - “Hai, saya ingin pesan kursi deretan belakang di bioskop,” ujar seorang pengguna kepada ponselnya. Sang ponsel balik bertanya, “Baiklah, kursi di deretan belakang. Untuk film apa dan dan hari apa?”

Si pengguna pun memberikan keterangan lebih lanjut. Lalu kecerdasan buatan (Artificial Intelligence, AI) di ponsel melanjutkan pesanan kursi di bioskop sesuai dengan permintaan.

Itulah, lebih kurang, visi ideal Samsung mengenai kemampuan asisten digital berbasis AI di ponsel yang mampu sepenuhnya memahami percakapan dengan manusia dan memenuhi berbagai jenis permintaan.

Dr Hongxia Jin, Senior Director Samsung Research America Artificial Intelligence Center, menyebutnya dengan istilah “Generalizing AI for everybody”. Maksudnya, kecerdasan buatan yang bisa menangani hal-hal umum dalam keseharian.

Baca juga: Secanggih Apa Kecerdasan Buatan di Galaxy S10?

Samsung tengah mengembangkan AI ke arah ini. Namun, menurut dia, untuk sekarang kemampuan AI seperti dalam film fiksi ilmiah tersebut masih sebatas angan-angan.

“Pendekatan AI yang dipakai (di perangkat konsumen) saat ini adalah Narrow AI yang bagus untuk tugas spesifik, seperti memainkan musik. Tapi ia tak tahu apa yang Anda butuhkan,” ujar Jin ketika ditemui KompasTekno di Samsung Strategy and Innovation Center di San Jose, Amerika Serikat, pekan lalu.

Bisa belajar

Kantor Samsung yang berada di kawasan Silicon Valley ini merupakan salah satu pusat pengembangan kecerdasan buatan milik Samsung. Di sini, Jin dan para engineer pimpinannya berusaha mewujudkan impian tentang teknologi AI ideal untuk masa depan.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah membuat asisten digital mampu “belajar" dari kebiasaan pengguna. Untuk kasus pemesanan kursi di bioskop tadi, misalnya, AI pada awalnya tak tahu menahu soal cara memesan kursi.

Gedung pusat riset Samsung di San Jose, Amerika Serikat.KOMPAS.com/ OIK YUSUF Gedung pusat riset Samsung di San Jose, Amerika Serikat.

Pengguna bisa “mengajari” Ai untuk memesan kursi dengan melakukannya terlebih dahulu secara manual lewat aplikasi pemesanan di ponsel. AI bisa dibuat memahami langkah-langkahnya.

Baca juga: AnTuTu Bikin Aplikasi Benchmark untuk Kecerdasan Buatan

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.