Punya Sensor Canggih, Kenapa Kamera Ponsel Sony Loyo?

Kompas.com - 07/03/2019, 16:09 WIB
Ilustrasi Ponsel 5G dari Sony GSMArenaIlustrasi Ponsel 5G dari Sony

KOMPAS.com - Sony selama ini dikenal sebagai pemain penting di industri smartphone. Tapi yang paling beken justru bukan ponselnya, melainkan komponen sensor gambar untuk kamera smartphone.

Sensor kamera bikinan Sony memang terkenal bagus kualitasnya dan dipakai oleh para pabrikan besar, mulai dari Samsung, Xiaomi, hingga Apple. Brand sensor gambar "IMX"  Sony pun menjadi kebanggaan dan diumbar para vendor dalam mempromosikan produknya.

Baca juga: Kamera Smartphone Kini Tembus 48 Megapiksel, Buatan Sony

Ironisnya, meski punya produk sensor gambar canggih, kamera di ponsel Sony sendiri justru loyo dan cenderung minim inovasi. Ada apa gerangan? Seorang eksekutif Sony belakangan mengungkap alasannya.

Rupanya ketertinggalan Sony dipicu masalah internal, yakni persaingan antara divisi mobile (Xperia) dan divisi kamera mirrorless (Alpha). Setidaknya begitu yang diumbar sang eksekutif, Senior Manager of Global Marketing Sony, Adam Marsh.

“Meski kami satu perusahaan, kadang masih ada batasan di mana Alpha enggan memberikan divisi mobile beberapa hal,” kata Marsh.

Menyadari hal ini, Sony pun mengambil langkah solutif. Kimio Maki yang sebelumnya merupakan kepala divisi Alpha, belakangan dipindahkan ke Xperia.

Menurut Marsh, Kimio Maki ke depannya bakal mengusung pendekatan produksi yang kolaboratif antar-divisi. Bukan cuma antara Xperia dan Alpha, tetapi juga divisi kamera digital dan profesional CyberShot.

“Masing-masing bisa merasakan dan memanfaatkan teknologi lintas divisi Cybershot, Alpha, dan Xperia,” Marsh menuturkan.

Hal ini mengindikasikan bisa saja fitur-fitur software yang ada di kamera Alpha dan Cybershot akan lebih mudah ditemukan di lini ponsel Xperia, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Rabu (6/3/2019), dari AndroidAuthority.

Baca juga: Bisnis Smartphone Sony Diproyeksikan Merugi Hingga 2020

Marsh juga menambahkan bahwa smartphone buatan Sony tak bakal dan tak bertujuan untuk menarik perhatian masyarakat arus utama. Hanya orang-orang tertentu yang bakal memilih Sony.

“Kami bukan Samsung, kami bukan Huawei. Namun, Sony akan menarik perhatian orang-orang yang ingin produk berkualitas dalam hal tangkapan foto dan video,” pungkasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X