Bos Samsung dan Huawei Saling Ejek Ponsel Lipat

Kompas.com - 10/03/2019, 08:31 WIB
Celah antar-layar di Galaxy Fold BGRCelah antar-layar di Galaxy Fold

Baca juga: Menjajal Ponsel Layar Tekuk Huawei Mate X

Desain plastik yang menutup layar OLED Hauwei Mate X memang jauh lebih rentan terhadap goresan karena tidak terlindungi. 

"Anda membukanya seperti buku, Menutupnya juga seperti buku. Ini jauh lebih natural daripada menggunakannya dengan cara lain, jadi kami melakukannya (membuat desain Galaxy Fold dengan dua layar) walaupun ada banyak tantangan teknis," ujar Chung, dilansir KompasTekno dari BGR, Minggu (10/3/2019).

Chung juga sesumbar bahwa Galaxy Fold menawarkan daya tahan baterai lebih baik karena daya yang tersedot lebih kecil ketika pengguna melipatnya ke mode smartphone.

Baca juga: Galaxy Fold Resmi Meluncur, Ponsel Layar Lipat Pertama Samsung

Ia tak menampik adanya kritik terkait desain Galaxy Fold, di mana lipatannya tidak sempurna.

Tampak ada celah antar-layar di dalam saat perangkat dilipat. Namun, ia mengatakan bahwa desain tersebut memang disengaja untuk mencegah debu dan partikel kotoran merusak layar.

Tetap saja, bagi sebagian orang, desain tersebut agak mengganggu, ditambah perangkat yang cukup tebal saat ditutup. Di sisi lain, Huawei Mate X tidak memiliki celah dan lebih ramping karena hanya berbekal satu layar.

Beda desain lipat

Galaxy Fold dan Huawei Mate X memang memiliki desain yang jauh berbeda. Secara sederhana, Galaxy Fold dilipat ke arah dalam, menyebabkan layar saling bertemu. Sementara Huawei Mate X dilipat ke arah luar yang membuat layar meregang saat ditekuk.

Keduanya memang sama-sama dilipat secara vertikal, tapi Galaxy Fold memiliki dua layar, yakni layar dalam yang membentang 7,3 inci saat berada dalam mode tablet, serta layar kedua yang berukuran lebih kecil, 4,6 inci.

Layar kedua di Galaxy Fold ini berfungsi sebagai layar ponsel saat dalam keadaan terlipat. Di sisi lain, Huawei Mate X hanya memilik satu buah layar di luar seluas 8 inci saat dalam mode tablet.

Saat dilipat, diagonal layar tersebut menyusut menjadi 6,6 inci untuk bagian depan dan 6,38 inci di bagian belakang.

Kedua ponsel lipat termutakhir ini dijual dengan harga selangit. Galaxy Fold dibanderol 1.980 dollar AS (sekitar Rp 27,8), sementara Huawei Mate X seharga 2.300 euro (36,5 jutaan).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X