Microsoft Sebut Implementasi AI di Indonesia Masih Minim

Kompas.com - 12/03/2019, 16:16 WIB
Haris Izmee, Presiden Direktur Microsoft Indonesia KOMPAS.com/Wahyunanda Kusuma PertiwiHaris Izmee, Presiden Direktur Microsoft Indonesia

Baca juga: Kecerdasan Buatan Kalahkan Manusia di Pertandingan Dota 2

Microsoft sendiri telah melakukan beberapa cara untuk membantu meningkatkan adopsi AI di Indoensia. Salah satunya adalah melalui program "Digital Talent Scholarship" yang bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tahun 2018.

Melalui program ini, Microsoft melakukan pelatihan kepada beberapa dosen dari empat kampus ternama yakni ITB, UI, UGM, dan ITS.

Ada beberapa kompetensi yang diajarkan yakni AI, Cloud Computing, Cybersecurity, Big Data, dan Bisnis Digital. Dosen-dosen ini akan memberikan pelatihan bersertifikasi kepada 1.000 mahasiswa terpilih yang diseleksi oleh Kominfo.

Rencananya, program ini akan berlanjut tahun ini dengan menargetkan 20.000 peserta. Namun Microsoft masih enggan merinci lebih lanjut tentang program tersebut.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X