Kompas.com - 15/03/2019, 14:21 WIB

KOMPAS.com - Salah satu nilai minus yang dimiliki Xiaomi adalah keberadaan iklan dalam sistem operasi Android yang dipoles MIUI miliknya. Adanya iklan dalam MIUI, kerap membuat pengguna geram karena hal ini tentu terkait dengan masalah kenyamanan. 

Keberadaan iklan pada MIUI juga seringkali menjadi bahan ejekan dari kompetitor. Sebut saja Samsung dan Realme yang menyindir Xiaomi hanya jualan iklan semata. Tak hanya itu, pengguna pun kerap menyuarakan keluhannya terkait keberadaan iklan ini di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, salah satu petinggi Xiaomi mengumbar janji bahwa perusahaan akan membuat aturan baru terkait keberadaan iklan pada MIUI. Janji itu dilontarkan dalam sebuah forum saat pihak Xiaomi meminta tanggapan dari para pengguna.

Dalam forum di jejaring sosial Weibo tersebut, salah seorang pengguna bernama Vesu Decryption meminta agar Xiaomi menghapus iklan pada MIUI. Pihak Xiaomi pun membalas postingan Vesu dalam forum tersebut.

Baca juga: Cara Matikan Iklan di Ponsel Xiaomi

"Saya akan memperbaikinya, serahkan saja pada saya," kata petinggi Xiaomi tersebut.

Kendati demikian, tentu saja pernyataan ini dapat mengundang respon yang skeptis dari banyak pihak. Pasalnya, mengizinkan pengguna untuk mematikan iklan pada MIUI akan menjadi kontraproduktif bagi Xiaomi.

Dikutip KompasTekno dari Gizmochina, Jumat (15/3/2019), ini karena MIUI adalah salah satu sumber pendapatan Xiaomi di samping penjualan ponsel. Pendapatan tersebut tentu saja didapat dari iklan yang dibenamkan pada MIUI.

Jika Xiaomi kemudian benar-benar menyertakan fitur untuk mematikan iklan, maka Xiaomi berpotensi kehilangan pendapatan hingga miliaran dollar.

Xiaomi sendiri beberapa waktu lalu mengakui bahwa pihaknya memang sengaja memasang iklan di antarmuka MIUI. Perusahaan asal China ini mengatakan bahwa iklan menjadi salah satu bagian kunci dari model bisnis perusahaan.

"Iklan selama ini selalu menjadi bagian integral dari layanan internet Xiaomi dan bagian kunci dari model bisnis perusahaan," kata Xiaomi.

"Prinsip kami adalah bahwa iklan seharusnya tidak mengganggu, dan pengguna selalu punya opsi untuk menerima lebih sedikit rekomendasi (iklan)," imbuh mereka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Gizmochina


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.