Microsoft Bawa Antivirus Defender ke Komputer Mac

Kompas.com - 24/03/2019, 08:09 WIB
Wallpaper khas Windows 10. MicrosoftWallpaper khas Windows 10.
|

KOMPAS.com - Antivirus Defender yang khas ditemukan di Windows, kini tak lagi eksklusif untuk sistem operasi ini. Pasalnya Microsoft akan segera merilis Defender untuk sistem operasi MacOS.

Microsoft mengembangkan antivirus ini secara khusus dan disesuaikan agar kompatibel untuk sistem operasi MacOS.

Serupa dengan yang hadir di Windows, antivirus ini memiliki kemampuan untuk memindai serta melindungi perangkat dari serangan aplikasi jahat.

Antivirus ini hadir untuk sistem operasi MacOS Mojave, High Sierra dan Sierra.

Seiring dengan dirilisnya antivirus ini ke sistem operasi lain, Microsoft pun mengubah nama yang semula "Windows Defender Advanced Threat Protection (ATP)" menjadi "Microsoft Defender Advanced Threat Protection (ATP)".

Dikutip KompasTekno dari Ubergizmo, Minggu (24/3/2019), akan ada versi preview terbatas yang tersedia khusus untuk pelanggan bisnis. Pada versi preview ini, pengguna bisa menguji sejumlah fitur dan pengaturan yang ada pada Microsoft Defender.

Microsoft Defender yang hadir pada MacOS akan dibekali dengan sistem proteksi, deteksi serta beberapa pengaturan yang serupa dengan Defender versi Windows.

Dalam versi preview ini, Microsoft juga membawa sistem manajemen ancaman terbaru (Threat and Vulnerability Management/TVM) yang memungkinkan para ahli TI untuk menemukan dan memperbaiki kesalahan konfigurasi sistem dengan lebih cepat.

Microsoft juga menjanjikan akan terus memperbarui database antivirus ini lewat update otomatis.

Baca juga: Bukti Antivirus Tak Efektif Bersihkan Android

Kendati demikian, belum dapat dipastikan apakah Microsoft Defender akan hadir untuk semua konsumen pengguna MacOS atau khusus untuk pelanggan bisnis saja.

Jika kemudian antivirus ini hanya diperuntukkan pelanggan bisnis, besar kemungkinan akan ada biaya tertentu yang dibebankan untuk mendapatkan Microsoft Defender ini. 

Sebelumnya, Microsoft juga merilis ekstensi Windows Defender untuk browser Google Chrome dan Firefox. Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk membawa antivirus Defender ke lebih banyak platform yang berbeda.

Microsoft Defender sendiri saat ini diberikan secara cuma-cuma oleh Microsoft dalam Windows 10. Antivirus ini menjadi andalan untuk menangkal virus serta malware yang akan menyusup ke dalam sistem operasi Windows 10.

Baca juga: Ribuan Ponsel Android Murah Terjangkit Malware

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Ubergizmo

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X