Huawei P30 Pro Vs Samsung Galaxy S10 Plus, Mana yang Lebih Unggul?

Kompas.com - 28/03/2019, 20:07 WIB
Huawei P30 Pro (kiri) dan Samsung Galaxy S10 Plus KOMPAS.com/ OIK YUSUFHuawei P30 Pro (kiri) dan Samsung Galaxy S10 Plus
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Huawei akhirnya secara resmi merilis ponsel flaghsip terbarunya yakni P30 dan P30 Pro di Paris, pada Selasa (26/3/2019). Dari keduanya, Huawei P30 Pro menjadi model yang paling diunggulkan karena membawa fitur terlengkap dan teranyar.

Misalnya, empat buah kamera belakang yang tersusun secara vertikal dan salah satunya berteknologi 5x periscope zoom. Fitur ini disebut membuat P30 Pro mampu memotret objek foto dari jarak jauh dengan detail yang tajam.

Namun di tahun 2019 ini, bukan hanya Huawei yang merilis ponsel flagship. Samsung, sudah lebih dulu memperkenalkan lini Galaxy S10 sebagai flagship andalan, dalam waktu lebih kurang hanya sebulan sebelum kemunculan seri Huawei P30.

Baca juga: Huawei P30 Pro Resi Meluncur dengan 4 Kamera dan "Zoom Periskop" 5X

Lini Galaxy S10 memiliki tiga model berbeda yakni Galaxy S10e sebagai varian termurah, Galaxy S10 reguler dan Galaxy S10 Plus dengan spesifikasi tertinggi.

Dengan mengusung spesifikasi yang sama-sama tinggi, kompetisi antara kedua ponsel di pasaran memang tak bisa dihindari. Antara Huawei P30 Pro dan Galaxy S10 Plus, mana yang lebih unggul?

Simak perbandingan dua ponsel teratas milik Huawei dan Samsung ini dalam paparan berikut, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Digital Trends, Kamis (28/3/2019).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Desain layar, "hole-punch" atau "poni"?

Huawei P30 Pro (kiri) menggunakan poni untuk menyematkan kamera depan. Semetara Galaxy S10 Plus menggunakan layar berlubang atau hole punch untuk menempatkan dua kamera depannya. KOMPAS.com/ OIK YUSUF Huawei P30 Pro (kiri) menggunakan poni untuk menyematkan kamera depan. Semetara Galaxy S10 Plus menggunakan layar berlubang atau hole punch untuk menempatkan dua kamera depannya.

Kedua ponsel ini memiliki ukuran layar yang hampir sama. Huawei P30 Pro memiliki panel OLED 6,47 inci sementara Galaxy S10 Plus memiliki panel Dynamic AMOLED dengan diagonal 6,4 inci.

Meski punya ukuran yang sedikit lebih besar, Layar P30 Pro punya resolusi lebih rendah yaitu 2.340 x 1.080 piksel, sementara resolusi layar S10 Plus mencapai 3.040 x 1.440 piksel.

Tingkat kerapatan pixel dari layar Galaxy S10 Plus pun lebih tinggi, yakni 522 pixel per inch (PPI), dibanding layar P30 Pro sebesar 398 PPI.

P30 Pro dan Galaxy S10 Plus menganut rancangan berbeda dalam menyembunyikan kamera depan. P30 Pro menempatkan kamera selfie (32 megapiksel, f/2.0) di dalam sebuah "poni" mungil.

Baca juga: Menggenggam Huawei P30 Pro, Ponsel 4 Kamera dengan "Zoom Periskop" 5X

Sementara, kamera depan Galaxy S10 Plus yang berjumlah dua buah (10 megapiksel f/1.9 dan 8 megapiksel f/2.2 depth sensor) disematkan dalam lubang elips di sisi kanan layar. Samsung menyebut rancangan layar "hole-punch" macam ini sebagai "Infinity-O".

Bagian belakang Galaxy S10 Plus dan P30 Pro sama-sama berlapis kaca dan mendukung fitur reverse wireless charging untuk mengisi baterai perangkat lain secara nirkabel.

Bagian punggung P30 Pro varian Pearl WhiteKompas.com/Wahyunanda Kusuma Pertiwi Bagian punggung P30 Pro varian Pearl White
Bedanya, punggung Huawei P30 Pro dilabur corak gradasi warna yang membuatnya tampak menarik, seperti cat bunglon di dunia otomotif.

Huawei memang mempelopori penggunaan gradasi warna ini lewat ponsel P20 Pro tahu lalu. Adapun Galaxy S10 Plus datang dalam varian-varian berwarna solid, tapi tetap tampil menarik karena serba mengilap.

Selain tampil cantik, kedua ponsel juga anti-air dan debu dengan sertifikat IP68. Huawei P30 Pro dan Galaxy S10 Plus turut memiliki fitur pemindai sidik jari yang tertanam di layar (in-display fingerprint scanner).

Kamera lebih banyak, lebih jauh

Huawei selalu menekankan kemampuan kamera ponselnya. Tiap model baru seakan berusaha membawa inovasi, P30 Pro pun tak terkecuali. Ponsel ini dibekali empat kamera di punggung.

Keempat kamera Pro Pro terdiri dari kamera 40 megapiksel (wide, f/1.6) dengan Optical Image Stabilizer atau OIS, kamera 20 megapiksel (ultra-wide, f/2.2), dan kamera 8 megapiksel (telephoto, f/3.4) dengan teknologi "periscope zoom" 5X dan OIS.

Kamera telephoto P30 Pro memiliki zoom optis hingga 5x, yakni dengan focal length 125mm ekuivalen full frame (5 kali lensa wide dengan focal length 27mm).

Jangkauan itu lebih jauh dari rata-rata kamera telephoto ponsel lain -termasuk Galaxy S10 Plus- yang biasanya mentok di kisaran 50mm.

Huawei P30 Pro (kanan), memiliki empat kamera belakang. Kamera ToF ditempatkan persis di bawah LED flash. Sementara itu, Galaxy S10 Plus dibekali tiga kamera belakang. KOMPAS.com/ OIK YUSUF Huawei P30 Pro (kanan), memiliki empat kamera belakang. Kamera ToF ditempatkan persis di bawah LED flash. Sementara itu, Galaxy S10 Plus dibekali tiga kamera belakang.

Lalu, kamera keempat di Huawei P30 Pro adalah Time-of-Flight Camera untuk 3D Depth Sensing yang diklaim bisa menghasilkan efek bokeh lebih halus dan akurat.

Sementara itu, Galaxy S10 Plus mengusung tiga kamera di bagian punggung.

Baca juga: Huawei P30 Pro Sabet Gelar Ponsel Berkamera Terbaik dari DxOMark

Dua di antara tiga kamera ini mirip dengan milik Galaxy S9 Plus dan Galaxy Note 9 sebelumnya, yakni kamera wide 12 megapiksel (variable aperture, f/1.5 atau f/2.4) dengan OIS dan kamera telephoto 12 megapiksel (f/2.4) dengan OIS.

Yang baru hadir di Galaxy S10 Plus adalah kamera ultra-wide dengan resolusi 16 megapiksel (f/2.2) dengan sudut pantau sebesar 123 derajat. Kamera jenis ultra-wide ini tidak kita temui di Huawei P30 maupun P30 Pro.

Selain kamera ultra-wide, Galaxy S10 Plus juga punya jenis kamera wide (12 megapiksel) dengan sensor gambar berukuran 1/2,55 inci.

Sedangkan Huawei P30 Pro hanya memiliki kamera wide dengan resolusi 40 megapiksel dengan sensor gambar 1/1,7 inci. Ukuran ini memang lebih besar dibandingkan ponsel lain pada umumnya.

Dua "otak" buatan sendiri

Huawei dan Samsung sama-sama menanamkan "otak" buatan sendiri di P30 Pro dan Galaxy S10 Plus. P30 Pro dibekali System-on-Chip (SoC) Kirin 980, sementara Galaxy S10 Plus mengandalkan Exynos 9820.

P30 Pro memiliki kapasitas RAM 8 GB. Media penyimpanan internalnya berkapasitas 128 GB, 256 GB, atau 512 GB. Untuk soal memori ini, Galaxy S10 Plus lebih lega, baik RAM maupun memori internal.

Samsung menyematkan RAM berkapasitas 8 GB atau 12 GB pada Galaxy S10 Plus. Sementara pilihan media penyimpanannya 128 GB, 512 GB, atau 1 TB (1.000 GB). Galaxy S10 Plus adalah satu-satunya ponsel sejauh ini yang memiliki storage hingga 1 TB.

Perlu ditambahkan pula bahwa kapasitas ruang menyimpanan Galaxy S10 Plus masih bisa diperluas dengan kartu memori microSD hingga 512 GB. Sementara itu, P30 Pro menggunakan kartu memori Nano Memory Card buatan Huawei sendiri yang belum banyak tersedia.

Baterai Huawei P30 Pro berkapasitas 4.200 mAh, sementara Galaxy S10 Plus sedikit lebih kecil di angka 4.100 mAh. Kedua ponsel sama-sama mendukung fast charging dan menjalankan OS Android 9 Pie dengan lapisan antarmuka dari masing-masing pabrikan.

Baca juga: Membandingkan Ponsel Lipat Galaxy Fold dan Huawei Mate X

Soal harga, Galaxy S10 Plus dijual seharga Rp 14 juta untuk versi 8GB/ 128 GB) Rp 18,5 juta untuk versi 8GB/ 512 GB, dan Rp 24 juta untuk versi 12 GB/ 1 TB. Adapun Huawei masih bungkam soal harga jual P30 Pro di Indonesia nanti.

Sebagai patokan, di Eropa, P30 Pro dijual seharga 999 euro atau Rp 16 juta untuk versi 8 GB/ 128 GB, 1.099 euro atau Rp 17,6 juta untuk versi 8 GB/ 256 GB, dan 1.249 euro atau Rp 20 juta untuk versi 8 GB/ 512 GB.

Perbandingan spesifikasi selengkapnya antara Huawei P30  Pro dan Galaxy S10 Plus bisa dilihat dalam tabel di bawah. Mana yang lebih unggul? Anda sendiri yang menentukan sesuai kebutuhan!

  Huawei P30 Pro Samsung Galaxy S10 Plus
Dimensi 158 mm x 73.4 mm x 8.41 mm, 192 gram 157.6 x 74.1 x 7.8 mm, 175 gram
Layar 6.47-inch OLED, 2,340 x 1,080 pixels (398 pixels per inch) 6.4-inch Dynamic AMOLED, 3,040 × 1,440 pixels (526 pixels per inch)
Sistem Operasi Android 9.0 Pie (under EMUI 9.1) Android 9.0 Pie (under One UI)
RAM 8GB 8GB, 12GB
Penyimpanan 128GB, 256GB, 512GB 128GB, 512GB, 1TB
Chipset Kirin 980 Exynos 9820 (versi Indonesia/ internasional)
Baterai

4,200mAh, 40W Huawei SuperCharge, 15W Qi wireless fast charging

4,100mAh, Fast charging (QuickCharge 2.0), Qi wireless charging
Fitur Keamanan Ya, optical di dalam layar Ya, ultrasonic di dalam layar
Port Jack audio 3.5mm , USB-C Jack audio 3.5mm , USB-C
Harga 999 Euro (Rp 16 juta) untuk 128 GB, 1099 Euro (Rp 17,6 juta) untuk 256 GB dan 1249 Euro (Rp 20 juta)  untuk 512 GB Rp 13.999.000 (RAM 8 GB dan memori internal 128 GB) - Rp 18.499.000 (RAM 8 GB dan memori 512 GB) - Rp 23.999.000 (RAM 12 GB dan memori penyimpanan 1 TB)

 

 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.