XL Kenalkan Aplikasi Laut Nusantara ke Nelayan Banyuwangi

Kompas.com - 04/04/2019, 19:22 WIB
CIO XL Axiata, Yessie D. Yosetya di acara pengenalan aplikasi mFish di banyuwangi, Kamis (4/4/2019).
KOMPAS.com/Gito Yudha PratomoCIO XL Axiata, Yessie D. Yosetya di acara pengenalan aplikasi mFish di banyuwangi, Kamis (4/4/2019).

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Sejak pertama kali diperkenalkan pada 2018 lalu, operator seluler XL Axiata memperluas jangkauan program sosialisasi aplikasi "Laut Nusantara" miliknya ke wilayah Banyuwangi. Aplikasi ini dapat membantu nelayan untuk menangkap ikan dengan berdasarkan informasi dari satelit.

Menurut Chief Technology Officer (CTO) XL Axiata, Yessie Dianty Yosetya, aplikasi ini bisa membantu para nelayan untuk mengidentifikasi wilayah-wilayah tertentu di perairan yang menjadi lokasi berkumpulnya ikan.

Yessie mengatakan saat ini aplikasi "Laut Nusantara" sudah diperkenalkan di 11 daerah berbeda dan kali ini sosialisasi aplikasi tersebut dibawa ke Banyuwangi.

"Banyuwangi selain potensi wisata, juga sebagai sentra perikanan di Jawa Timur. Potensi ikannya sangat tinggi. Karena inilah kami perkenalkan aplikasi ini pada para nelayan," kata Yessie dalam sebuah kunjungan ke Kampung Mandar, Banyuwangi, Jawa Timur.

Baca juga: Aplikasi Perikanan Buatan Indonesia Ekspansi ke Thailand

"Data-data (ikan) ini kami dapatkan langsung dari Balai Reservasi dan Observasi Laut (BROL)," lanjutnya.

Aplikasi Laut Nusantara sendiri telah diluncurkan XL Axiata pada September 2018 lalu. Tujuan aplikasi ini adalah untuk memberikan informasi yang dibutuhkan para nelayan kecil.

Seperti wilayah tangkapan, informasi sebaran ikan di pelabuhan, hingga kondisi cuaca di laut. Nelayan juga bisa melaporkan hasil tangkapannya melalui aplikasi ini termasuk harga ikan pelabuhan.

I Nyoman Radiarta, Kepala Balai Riset dan Observasi Laut, mengatakan bahwa seluruh informasi pada aplikasi ini akan diupdate setiap hari pada pukul 10 pagi.

Menurut Nyoman, nelayan di Banyuwangi rata-rata mulai melaut sekitar pukul 12 siang, sehingga informasi tersebut bisa dijadikan acuan untuk menentukan di mana wilayah dengan jumlah ikan yang besar.

"Informasi pada aplikasi, setiap hari kami update, itu jam 10 pagi. Semua informasi ada di sana, bahkan ke depannya kami sedang kembangkan pembaruan untuk membawa fitur yang lebih banyak, seperti menghitung jarak, dll," kata Nyoman kepada KompasTekno pada acara yang sama.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.