KOMPAS.com - Samsung resmi meluncurkan smartphone Galaxy S10 5G di Korea Selatan. peluncuran tersebut bersamaan dengan peresmian jaringan 5G di negara tersebut.
Menurut pembocor ulung Evan Blass dan situs Bloomberg, Galaxy S10 5G bakal mulai bisa dipesan pada 18 April mendatang, dan akan mulai dijual di toko-toko offline pada 16 Mei.
Soal harga, Samsung Galaxy S10 5G varian penyimpanan 256 GB dijual dengan harga 1.230 dollar AS (sekitar Rp 17 juta). Sementara varian penyimpanan 512 GB dijual dengan harga 1.350 dollar AS. Keduanya sama-sama mengusung RAM 8 GB.
Bagaimana dengan kecepatan internetnya? Di dalam ruangan, situs berita Nikkei melaporkan Galaxy S10 5G bisa menembus kecepatan download 193 Mbps. Angka tersebut empat kali lebih kencang dan Galaxy S9 yang mencapai 47 Mbps.
Sementara untuk outdoor, Samsung galaxy S10 5G dilaporkan menembus kecepatan download hingga 430 Mbps.
"Saat mengunduh game populer ukuran 1,9 GB, 4G menyelesaikannya dalam 6 menit 28 detik. Sementara 5G melakukannya dalam 1 menit 51 detik," tulis Nikkei, dikutip KompasTekno, Senin (7/4/2019).
Meski tergolong kencang, namun angka tersebut masih jauh dari klaim bahwa jaringan 5G bakal 20 kali lebih kencang dari 4G.
Baca juga: Pertama Kali, Layar Galaxy S10 Dapat Nilai Sempurna
Baterai Galaxy S10 5G juga didesain lebih besar kapasitasnya, yakni 4.500 mAh (S10 Plus: 4.100 mAh). Meski besar, namun koneksi 5G diperkirakan bakal menyedot daya yang lebih besar pula.
Untuk kamera, setup kamera belakang Galaxy S10 5G mengusung empat kamera, yakni kamera 16 megapiksel dengan lensa ultra wide 12 mm f/2.2; kamera telephoto 12 megapiksel lensa 52 mm f/2.4; kamera standar 12 megapiksel lensa 26 mm f/1.5, dan satu sensor kedalaman bidang Time of Flight (TOF).
Baca juga: Menjajal Kamera Galaxy S10+ di San Francisco, Sebagus Apa Hasilnya?
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.