TikTok Jadi Sarana Baru Musisi Populerkan Lagu

Kompas.com - 09/04/2019, 14:20 WIB

Dari TikTok meluas ke YouTube, Twitter, dan Instagram

Hill bukan satu-satunya. Ada beberapa musisi lain yang ketiban tenar berkat meme dan TikTok.

Misalnya saja Absofacto debgan lagunya berjudul "Dissolve" dan Joji berjudul "Slow Dancing in the Dark" yang sempat menjadi tren di TikTok karena #MicrowaveChallenge. YouTube pun sering kebanjiran kompilasi video dari TikTok, ketika merujuk ke lagu-lagu tersebut .

Tak cuma YouTube, video meme dan lagu-lagu mereka juga singgah ke platform sebelah seperti Twitter dan Instagram. Dengan melebarnya sarana promosi ke platform lain, popularitas lagu-lagu tersebut juga turut meluas.

Tak ada monetisasi, exposure jadi andalan

Hanya saja, tak seperti YouTube atau Spotify, TikTok tak menawarkan monetisasi sebagai bentuk kompensasi dari lagu yang populer. Tapi exposure (pengenalan) yang didapat jauh lebih penting utnuk mendapatkan penghasilan secara tidak langsung, yang artinya melalui bantuan pihak lain.

Contohnya adalah lagu yang menjadi musik latar video-video "Hit or Miss Meme TikTok Challenge". Video-video dari TikTok tersebut disebarluaskan melalui video kompilasi di YouTube.

Salah satunya yang diunggah kanal "Best TikTok Challenge" berdurasi satu jam dan telah ditonton 3.221.787 kali sejak diunggah 9 januari 2019 lalu saat berita ini ditulis. Kabarnya, iLOVEFRiDAY yang membawakan lagu tersebut di laman TikTok-nya, mendapat royalti dari YouTube sebesar 150.000 dollar AS (Rp 2,1 miliar).

"Pada akhirnya, menjalin hubungan dengan TikTok lebih penting ketimbang harus meminta mereka membayar langsung untuk rekaman," jelas manajer iLOVEFRiDAY.

"Hal itu memberikan kami exposure, dan itulah yang kami butuhkan untuk mendorong brand kedepannya," lanjutnya. Hill pun sepakat atas hal itu.

"TikTok membantu mengubah hidup saya," ujar Hill dalam blog resmi TikTok. "TikTok membawa lagu saya ke beberapa pendengar berbeda dalam satu waktu," imbuh Hill.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber The Verge
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.