Disurvei 2 Lembaga Riset, Pasar PC Memang Turun

Kompas.com - 12/04/2019, 11:32 WIB
Tombol W, A, S, D di laptop Asus ROG Strix Scar II dengan desain khusus. KOMPAS.com/Gito Yudha PratomoTombol W, A, S, D di laptop Asus ROG Strix Scar II dengan desain khusus.

KOMPAS.com - Kondisi penjualan perangkat komputer di dunia masih belum kembali bergairah. Dua lembaga riset ternama, Gartner dan IDC sama-sama sepakat bahwa pada kuartal I-2019 ini kondisi penjualan PC kembali merosot.

Berdasarkan laporan Gartner, jumlah total pengapalan perangkat komputer turun sebesar 4,6 persen dari kuartal sebelumnya, dari 61,3 juta unit di kuartal I-2018 menjadi 58,5 juta unit di kuartal I-2019.

Bahkan berdasarkan laporan tersebut, hanya tiga nama besar vendor PC yang mencatatkan peningkatan penjualan meski dalam jumlah yang kecil.

Menurut catatan Gartner, Lenovo masih memimpin industri PC dengan jumlah pengapalan terbanyak selama kuartal I-2019 ini. Kemudian diikuti oleh HP dan Dell. Ketiga nama inilah yang tercatat mengalami peningkatan penjualan.

Baca juga: Kisruh AS-China Bikin Bisnis PC Menurun, Ini Daftar 6 Besarnya

Lenovo meningkat sebesar 6,9 persen dari kuartal sebelumnya, sementara HP dan Dell meningkat masing-masing sebesar 0,8 persen dan 1,5 persen.

Sementara tiga brand lainnya yang menduduki posisi empat hingga enam, tidak menunjukkan perubahan ke arah yang positif. Apple, Asus, dan Acer yang duduk secara berurutan mengalami penurunan dibandingkan kuartal akhir 2018 lalu.

"Saat pasar konsumen terus lemah, ketersediaan produk yang ada di pasar juga mungkin menghambat permintaan," ungkap analis Gartner, Mikako Kitagawa.

Tabel pengiriman PC kuartal I-2019 (dalam ribuan unit).Gartner Tabel pengiriman PC kuartal I-2019 (dalam ribuan unit).

Senada dengan Gartner, lembaga riset IDC pun mengungkapkan hal serupa. IDC memperkirakan jumalah pengapalan PC merosot 3 persen di kuartal I-2019.

Namun ada sedikit perbedaan yang ditunjukkan dari hasil riset IDC, yakni menempatkan HP di peringkat pertama, sementara Lenovo dan Dell di peringkat kedua dan ketiga.

Peringkat ini ditentukan berdasarkan jumlah pangsa pasar yang diperoleh masing-masing vendor pada kuartal I-2019. HP, Lenovo dan Dell masing-masing memiliki pangsa sebesar 23,2 persen, 23 persen dan 17,7 persen.

Dikutip KompasTekno dari Venture Beat, Jumat (12/4/2019), meski masih berada di peringkat pertama, IDC mencatat terjadinya penurunan dialami oleh HP. Sementara Lenovo dan Dell mencatatkan adanya pertumbuhan meski sedikit.

IDC PC Shipment Q1 2019IDC IDC PC Shipment Q1 2019

Kondisi pasar PC secara global memang belum membaik sejak 2018 lalu. Pada tahun 2018, pengapalan PC global sepanjang tahun menurun 1,3 persen dibanding pada 2017.

Penyebab lesunya pasar PC dunia ini disebut-sebut karena terjadi karena pengaruh kondisi ekonomi dan politik di sejumlah negara dunia. Salah satu yang menjadi pemicu adalah perang dagang antara Amerika Serikat dan China.

Baca juga: Harga Makin Mahal, Pasaran Smartphone Diprediksi Turun Tahun Ini



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

S Pen Kini Hadir Di Galaxy S21 Ultra, Bagaimana Nasib Galaxy Note?

S Pen Kini Hadir Di Galaxy S21 Ultra, Bagaimana Nasib Galaxy Note?

Gadget
Membandingkan Samsung Galaxy S21 Ultra dan S20 Ultra, Apa Saja Bedanya?

Membandingkan Samsung Galaxy S21 Ultra dan S20 Ultra, Apa Saja Bedanya?

Gadget
Ini Smartphone Terjangkau Terbaik untuk Sekolah dari Rumah Menurut Survei Pop ID

Ini Smartphone Terjangkau Terbaik untuk Sekolah dari Rumah Menurut Survei Pop ID

Gadget
Harga Charger Orisinal Samsung Galaxy S21 di Indonesia Jika Dibeli Terpisah

Harga Charger Orisinal Samsung Galaxy S21 di Indonesia Jika Dibeli Terpisah

Gadget
Pesan Berantai Ajak Pengguna WhatsApp Beralih ke Aplikasi Lain, Haruskah Diikuti?

Pesan Berantai Ajak Pengguna WhatsApp Beralih ke Aplikasi Lain, Haruskah Diikuti?

Software
Ini Beda Spesifikasi Samsung Galaxy S21, Galaxy S21 Plus, dan Galaxy S21 Ultra

Ini Beda Spesifikasi Samsung Galaxy S21, Galaxy S21 Plus, dan Galaxy S21 Ultra

Gadget
'Star Wars Battlefront II' Bisa Diunduh Gratis di Epic Games Store, Begini Caranya

"Star Wars Battlefront II" Bisa Diunduh Gratis di Epic Games Store, Begini Caranya

Software
Gempa Majene, Menara BTS Operator Seluler Kehilangan Pasokan Listrik PLN

Gempa Majene, Menara BTS Operator Seluler Kehilangan Pasokan Listrik PLN

e-Business
Data Ratusan Juta Pengguna Instagram, Facebook, dan LinkedIn Bocor

Data Ratusan Juta Pengguna Instagram, Facebook, dan LinkedIn Bocor

Internet
Qualcomm Caplok Startup Milik Perancang Chip Apple, Android Bakal Kalahkan iPhone?

Qualcomm Caplok Startup Milik Perancang Chip Apple, Android Bakal Kalahkan iPhone?

Gadget
Aturan Baru TikTok untuk Pengguna di Bawah 18 Tahun, Sejumlah Fitur Dibatasi

Aturan Baru TikTok untuk Pengguna di Bawah 18 Tahun, Sejumlah Fitur Dibatasi

Software
Xiaomi Masuk Daftar Cekal di AS, Dianggap Perusahaan Militer Komunis

Xiaomi Masuk Daftar Cekal di AS, Dianggap Perusahaan Militer Komunis

Gadget
Tidak Mau Pakai WhatsApp Lagi, Begini Cara agar Tidak Kehilangan Data dan Chat

Tidak Mau Pakai WhatsApp Lagi, Begini Cara agar Tidak Kehilangan Data dan Chat

Software
Spesifikasi Lengkap serta Harga Samsung Galaxy S21, S21 Plus, dan S21 Ultra di Indonesia

Spesifikasi Lengkap serta Harga Samsung Galaxy S21, S21 Plus, dan S21 Ultra di Indonesia

Gadget
Samsung Luncurkan Galaxy Smart Tag untuk Lacak Ponsel Hilang

Samsung Luncurkan Galaxy Smart Tag untuk Lacak Ponsel Hilang

Gadget
komentar di artikel lainnya
Close Ads X