Cerita Sutradara dan Fotografer Abadikan Momen di Nepal dengan Galaxy S10

Kompas.com - 14/04/2019, 16:28 WIB
Hasil bidikan dengan Galaxy S10Tommy Siahaan Hasil bidikan dengan Galaxy S10

KOMPAS.com - Keunikan geografis dan keindahan alam menjadi daya tarik utama Nepal. Negara tertua di kawasan Asia Selatan tersebut merupakan rumah bagi delapan dari sepuluh puncak gunung tertinggi di dunia.

Fotografer Tanah Air, Tommy Siahaan, bersama sutradara kawakan, Jay Subyakto, sempat berpetualang ke Nepal beberapa saat lalu. Mereka pulang membawa cerita, serta ole-ole berupa tangkapan momen selama di sana.

“Setiap perjalanan memiliki keunikan dan cerita tersendiri yang patut dibagikan. Foto dan video menjadi media komunikasi terbaik,” kata Jay Subyakto.

Menurut dia, tak perlu punya kamera profesional untuk merekam video apik ketika berlibur. Jay mengaku hanya membawa smartphone Galaxy S10 selama di Nepal.

Flagship teranyar dari Samsung tersebut hadir dengan pembaruan pada teknologi Super Speed Dual Pixel dan Dual Aperture, serta peningkatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

Baca juga: Huawei P30 Pro Vs Samsung Galaxy S10 Plus, Mana yang Lebih Unggul?

Ketika merekam video di medan yang rentan guncangan, Jay memilih opsi “Super Steady” agar hasilnya tetap stabil. Lantas untuk menambah efek dramatis video, Jay memanfaatkan fitur “Super Slow-mo”.

Soal kualitas video, Galaxy S10 mengandalkan HDR10+ dan 10bit untuk kekentalan warna yang nyata, serta tak akan pecah ketika masuk proses penyuntingan.

“Konten foto dan video bagus bisa dihasilkan melalui satu perangkat yang ringkas di tangan, dengan beragam fitur terdepan,” ia berujar.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Lagi musim peluncuran smartphone yang oke-oke nih, kalo @jaysubyakto sih katanya paling suka fitur perekaman video di #GalaxyS10, hmmm kalau kamu?

A post shared by Kompas Tekno (@kompas.tekno) on Apr 13, 2019 at 1:10am PDT

Hasil bidikan dengan Galaxy S10Tommy Siahaan Hasil bidikan dengan Galaxy S10

Hal ini disepakati Tommy. Ia memanfaatkan fitur “Ultra Wide” di Galaxy S10 untuk menjepret pegunungan Himalaya yang luas. Kemampuan itu berkat lensa 16 megapiksel dengan bidang pandang 123 derajat.

Untuk pengambilan foto jarak dekat, Tommy menggunakan mode “Live Focus” yang mampu menambah kedalaman karakter suatu objek. Keseruan penjepretan bertambah dengan pilihan efek bokeh yang tersedia di Galaxy S10.

Tommy juga senang mengeksplorasi hasil foto melalui fitur “Pro Mode”, yang memungkinkan ia mengatur ISO, speed, dan setelan lainnya sesuka hati. Fitur semacam “Smart Composition” dan “Scene Optimizer” pun dinilai sangat membantu ketika mengabadikan momen.

Baca juga: Jay Subyakto Beberkan Tips Bikin Video Keren dengan Galaxy S10

“Keunggulan Pro Grade Camera dan Camcorder pada Samsung Galaxy S10 memberikan keleluasaan dalam memanfaatkan berbagai fitur untuk menghasilkan konten visual yang
bercerita,” kata Tommy.

“Tinggal bagaimana kita menyertakan makna dalam setiap objek yang diabadikan. Karena sejatinya setiap momen adalah berharga, dan sentuhan kitalah yang membuatnya menjadi sempurna,” ia menambahkan.

Hasil bidikan dengan Galaxy S10Tommy Siahaan Hasil bidikan dengan Galaxy S10

Menurut Head of Product Marketing IT & Mobile Samsung Electronics Indonesia, Denny Galant, Galaxy S10 memang dirancang dengan kemampuan foto dan video layaknya profesional. Pihaknya sadar bahwa membidik foto dan merekam video sudah menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat modern.

“Kemampuan HDR10+ adalah yang pertama dimiliki sebuah smartphone, begitu juga kemampuan Ultra Wide 123 derajat yang membuat gambar lebih bermakna, serta Super Steady yang mumpuni merekam video dengan sangat stabil,” ia menjelaskan.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:


Close Ads X