Dijual Rp 27 Juta, Ponsel Lipat Galaxy Fold Ludes dalam Sehari

Kompas.com - 18/04/2019, 19:33 WIB
CEO Samsung, DJ Koh, memamerkan inovasi Galaxy Fold di ajang Galaxy Unpacked 2019, San Francisco, Amerika Serikat. Kompas.com/Reza Wahyudi CEO Samsung, DJ Koh, memamerkan inovasi Galaxy Fold di ajang Galaxy Unpacked 2019, San Francisco, Amerika Serikat.

KOMPAS.com - Setelah dinantikan beberapa bulan, akhirnya Galaxy Fold tiba di tangan para pengguna pertamanya. Galaxy Fold dirilis Fabruari lalu dan mulai dijual seharga Rp 1.980 dollar AS (Rp 27,8 jutaan).

Harga yang selangit nyatanya tak terlalu masalah bagi sebagian kalangan yang kadung penasaran menggenggam Galaxy Fold secara langsung. Samsung mengklaim, ponsel lipat pertamanya ludes terjual di situs resmi Samsung.com, sehari setelah pre-order dibuka pada 15 April.

Sebelum pre-order, calon pembeli harus melakukan proses reservasi lebih dulu. Tak disebutkan berapa unit yang telah terjual. Sejumlah calon pembeli yang belum beruntung, dijanjikan akan mendapat pemberitahuan jika Samsung menyediakanya kembali.

"Terima kasih telah reservasi Galaxy Fold. Kami meminta maaf, karena banyaknya permintaan, Galaxy Fold saat ini telah terjual habis di Samsung.com," tulis e-mail dari Samsung,sebagaimana dilansir KompasTekno dari 9to5Google, Kamis (18/4/2019).

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Galaxy Fold Menurut Pengguna Awal

"Kami akan memberitahu segera jika ada lebih banyak unit yang tersedia, tunggu pemberitahuan di email berikutnya," lanjutnya.

Galaxy Fold memiliki dua layar yang terdiri dari layar kecil berbentang 4,6 inci sebagai penutup dan layar berbentang 7,3 inci ketika dibentangkan. Ponsel ini dibekali total enam kamera, tiga kamera belakang, dua kamera di dalam, dan satu kamera ada di layar depan.

Samsung hanya menyediakan satu model kapasitas untuk ponsel ini, yakni RAM 12 GB dan media internal 512 GB yang ditunjang dua buah baterai.

Sejumlah masalah

Ludesnya Galaxy Fold membuat penasaran bagaimana reaksi pengguna pertama ponsel mutakhir ini. Sayangnya, beberapa pengulas gadget justru menemukan masalah yang cukup fatal, khususnya soal durability atau ketahanan.

Salah satunya dialami Mark Gurman dari Bloomberg. "Unit review sepenuhnya rusak dan tidak bisa digunakan setelah dua hari," ujarnya.

Baca juga: Huawei Ingin Jual Ponsel Layar Lipat Mate X di Indonesia Tahun Ini

Hal senada juga diungkapkan jurnalis The Verge, Dieter Bohn yang menyebut ada tonjolan kecil di bagian engsel.

 

Editor CNBC pun mengunggah video yang menampakkan setengah layar Galaxy Fold tidak berfungsi normal dan tampak garis tebal di tengah. Samsung belum merespons beberapa laporan kerusakan pada Galaxy Fold.




Close Ads X