Telkomsel Belum Mau Matikan 2G Karena Pelanggannya Masih Banyak

Kompas.com - 02/05/2019, 10:15 WIB
Ponsel fitur Wizphone dengan fitur Google Assistant.KOMPAS.com/Wahyunanda Kusuma Pertiwi Ponsel fitur Wizphone dengan fitur Google Assistant.

DENPASAR, KOMPAS.com - Operator seluler Telkomsel memastikan sejauh ini belum berencana mematikan jaringan 2G miliknya. Sebab, masih banyak pelanggan yang bertahan memakai jaringan seluler berteknologi lawas tersebut.

Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah dalam acara jumpa media di Denpasar, Selasa (30/4/2019) mengatakan bahwa utilisasi jaringan 2G Telkomsel, baik layanan voice (telepon) maupun SMS, masih sekitar 40 persen. 

Ririek pun menerangkan pihaknya berupaya membujuk pelanggan 2G/3G agar mau beralih ke jaringan 4G melalui sejumlah upaya. 

"Kami tidak akan matikan 2G, tapi kami akan fasilitasi (pelanggan 2G) untuk berganti ke 4G, upayanya pertama dengan perlebar coverage (4G), selain itu kita juga permudah ganti uSIM," kata Ririek.

Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah di acara jumpa media di Denpasar, Selasa (30/4/2019).Dok. Telkomsel Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah di acara jumpa media di Denpasar, Selasa (30/4/2019).
Direktur Network Telkomsel, Bob Apriawan menambahkan bahwa setelah refarming di frekuensi 900 MHz lalu, dari 15 MHz spektrum yang dimiliki Telkomsel, maksimum 10 MHz dipakai untuk layanan 4G LTE.

Baca juga: Telkomsel Dorong Pelanggan Migrasi ke Kartu SIM 4G

Sisa spektrum 5 MHz lainnya dipakai sebagian untuk 2G dan sebagian NB-IoT.

Sementara di frekuensi 1.900 MHz, di mana Telkomsel memiliki spektrum selebar 22,5 MHz, sebanyak 17,7 MHz di antaranya dipakai untuk jaringan 4G, dan sisanya untuk 2G.

"Bahkan dengan spektrum sharing, kami bisa mengalokasikan spektrum yg sama untuk 2G dan 4G," kata Bob.

Telkomsel sendiri menurut Bob, saat ini masih memiliki sekitar 50.000 BTS 2G yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Intinya 2G akan tetap ada, kualitasnya akan kami jaga. Kami sadar bahwa masih ada masyarakat yang belum menggunakan smartphone (masih feature phone, hanya 2G voice dan SMS), kami jaga dengan berbagai cara meskipun spektrumnya agak berkurang," imbuh Ririek.

Migrasi ke kartu SIM 4G

Telkomsel telah mengajak pelanggannya untuk berganti kartu SIM 2G/3G ke 4G lewat beberapa cara. Pelanggan bisa melakukan migrasi 2G/3G ke 4G dengan menukar kartu SIM lewat beberapa cara secara gratis.

Beberapa di antaranya adalah mendatangi Grapari terdekat, TDC (Telkomsel Distribution Center), Mini Grapari, dan outlet tertentu.

Baca juga: 5 Cara Ganti Kartu SIM Lama ke 4G Telkomsel

Jika tak ingin repot datang ke Grapari, pelanggan Telkomsel bisa menukar kartu dengan mendaftar di situs Telkomsel atau menghubungi call center 188. Nantinya kartu SIM 4G akan dikirim ke alamat pelanggan.

Pelanggan Telkomsel di seluruh Indonesia yang melakukan pendaftaran Tukar Kartu 4G secara online (diantar ke alamat tujuan) maupun offline (mengunjungi GraPARI) tidak dikenakan biaya.

Telkomsel akan memberikan bonus paket data 5GB bagi setiap pelanggan yang baru saja berganti dari SIM 3G ke 4G.

Baca juga: Telkomsel Gratiskan Kuota 5 GB untuk Pelanggan yang Ganti Kartu 4G

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X