Gandeng Swasta, Pemerintah Mulai Bangun Satelit Internet “Satria”

Kompas.com - 03/05/2019, 13:27 WIB
Penandatanganan kerja sama proyek satelit Satria di Jakarta, Jumat (3/5/2019). KOMPAS.com/ WAHYUNANDA KUSUMA PERTIWIPenandatanganan kerja sama proyek satelit Satria di Jakarta, Jumat (3/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) resmi meneken kerja sama dengan badan usaha swasta untuk mewujudkan proyek satelit multi fungsi (SMF).

Untuk sementara, proyek satelit ini dinamai “Satria”, kependekan dari “Satelit Republik Indonesia”. Total nilai proyeknya disebut mencapai kisaran Rp 21,4 triliun.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Rudiantara mengatakan proyek perancangan Satria membutuhkan waktu sekitar 3,5 tahun. Satelit interet ini direncanakan akan rampung pada tahun 2022 dan akan siap dioperasikan ada tahun 2023.

Baca juga: Delapan Satelit yang Pernah Diluncurkan Indonesia

"Kami tanda tangan kontrak antara pemerintah, PJPK (Penanggung Jawab Proyek Kerjasama) Kominfo dengan badan usaha untuk merancang, mendesain, memanufaktur, meluncurkan, memelihara, dan mengoperasikan satelit untuk 15 tahun,” papar Rudiantara.

“Itu disebut KPBU (Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha),” imbuhnya ketika ditemui KompasTekno usai penandatangan kerja sama KPBU di Jakarta, Jumat (3/5/2019).

KPBU mengacu pada sistem pendanaan proyek yang diklaim Rudiantara tidak akan membebani APBN secara langsung. Proyek ini akan memulai konstruksi pada akhir tahun 2019 oleh manufaktur satelit asal Perancis, Thales Alenisa Space.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Misi mengentaskan masalah konektivitas internet

Satelit internet Satria direncanakan meluncur pada orbit 146 BT menggunakan frekuensi Ka-band dengan teknologi very high throughput satellite (HTS) dengan kapasitas frekuensi 150 Gbps.

Proyek ini memiliki misi untuk mengentaskan masalah koneksivitas internet, khususnya di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terlular) serta daerah perbatasan di Indonesia.

Baca juga: Kecepatan Palapa Ring Tengah Diklaim Capai 40 Mbps

Rudiantara mengatakan, satelit internet Satria akan menjadi pelengkap jaringan kabel broadband Palapa Ring yang sekarang telah rampung 96 persen.

Pemerintah memproyeksikan 150.000 titik layanan Satria. Menurut Rudiantara, pembangunan titik-titik ini tidak akan terpusat di Pulau Jawa.

"Tidak boleh dibangun di Pulau Jawa, kita harus distribusi ke 150.000 daerah. Mungkin ada lima lokasi yang masing-masing 30 ribu titik." jelasnya.

Sewa satelit lain dulu

Meski satelit baru akan beroperasi pada tahun 2023, pemerintah tidak akan menunggu selama itu untuk memenuhi kebutuhan konektivitas di Indonesia.

“Kami akan sewa satelit dulu yang karakteristiknya mirip dengan satelit Satria ini. Jadi secara bertahap kami akan pindahkan, kalau satelit Satria sudah ada di slotnya," lanjut Rudianara.

Penyewaan satelit dilakukan mulai tahun ini dari lima perusahaan. Kelima perusahaan tersebut adalah PT Aplikanusa Lintasarta, PT Indo Pratama Teleglobal, Konsorsium Iforte HTS, PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN), dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk.

Baca juga: SpaceX Mulai Luncurkan 12.000 Satelit Penyebar Internet

"Tapi ‘kan kalau sewa kapasitasnya kecil-kecil. Paling-paling cuma 2,5 GB, 5 GB, padahal yang kami bangun 150 GB," papar Rudiantara.

Penandatanganan dilakukan oleh Kementerian Kominfo, PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) selaku penjamin, dan konsorsium PSN sebagai pelaksana dengan PT Satelit Nusantara Tiga sebagai Badan Usaha Pelaksana (BUP).

Selain Rudiantara, perjanjian diteken oleh Direktur Utama PT Satelit Nusantara Tiga Adi Rahman Adiwoso dan Direktur Utama PT PII Armand Hermawan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.