Punya Uang Rp 3.200 Triliun, Apple Beli Perusahaan Baru Tiap 3 Minggu

Kompas.com - 07/05/2019, 16:17 WIB
CEO Apple, Tim Cook AP PhotoCEO Apple, Tim Cook
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - CEO Apple Tim Cook baru-baru ini mengungkap hal menarik. Dalam sebuah wawancara, ia mengatakan bahwa perusahaan pimpinannya telah mengakuisisi antara 20 hingga 25 perusahaan dalam 6 bulan terakhir.

Dalam jangka waktu itu Apple sudah selesai berinvestasi di beragam inisiatif seperti proyek pembangunan kompleks kantor barunya di Austin, Texas, Amerika Serikat, dan mengalihkan dana belanjanya untuk hal lain.

"Kalau punya sisa uang, kami melihat apa lagi yang bisa dilakukan. Kami akan coba mendapatkan hal yang sejalan dan punya nilai strategis untuk perusahaan." ujar Cook. "Jadi, kalau dirata-rata, kami mengakuisisi perusahan baru setiap dua atau tiga minggu," imbuhnya.

Baca juga: Tanda-tanda Pergesaran Bisnis Apple dari "Hardware" ke "Software"

Gaya akuisisi Apple yang terbilang agresif tak lain dimungkinkan oleh banyaknya uang yang dimiliki oleh perusahaan gadget asal Cupertino ini.

Dalam laporan keuangan terbarunya yang dirilis akhir April lalu, Apple tercatat memiliki uang kas senilai 225,4 miliar dollar AS atau lebih dari Rp 3.200 triliun.

Perusahaan yang dibeli oleh Apple bergerak di berbagai macam bidang, mulai dari pengembangan kecerdasan buatan (AI), musik hiburan, machine learning, hingga pemasaran digital.

Cook menyebutkan perusahaan-perusahaan ini skalanya kecil sehingga pembelian mereka oleh Apple tidak diumumkan ke publik. Apple pun lebih tertarik mendapatkan tenaga kerja dan properti intelektual milik perusahaan yang dicaplok.

Baca juga: Perjalanan Apple dari Hampir Mati Hingga Cetak Rekor Rp 14.000 Triliun

Namun, ada kalanya perusahaan yang diakuisisi cukup besar sehingga namanya mencuat ke permukaan.

Misalnya layanan langganan majalah digital Texture yang dicaplok pada 2018 dan menjadi cikal bakal Apple News, seperti dirangkum KompasTekno dari CNBC, Selasa (7/5/2019).

Lalu ada pula akuisisi Beats senilai 3 miliar dollar (Rp 42 triliun) pada 2014 yang kemudian berubah menjadi layanan streaming lagu Apple Music. Apple hingga kini juga tetap menjual perangkat-perangkat headphone dan wearable bermerek Beats.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X