Fitur yang Paling Dipertimbangkan Orang Indonesia Sebelum Membeli Ponsel

Kompas.com - 09/05/2019, 03:16 WIB
Spesifikasi kameranya pun serupa dengan Pixel 3a. Pixel 3a XL mengusung kamera tunggal di bagian belakang dengan sensor 12 megapiksel. Yudha Pratomo/KompasTekno Spesifikasi kameranya pun serupa dengan Pixel 3a. Pixel 3a XL mengusung kamera tunggal di bagian belakang dengan sensor 12 megapiksel.

JAKARTA, KOMPAS.com - Prosesor menjadi spesifikasi yang paling dipertimbangkan calon pembeli smartphone di Indonesia. Sebanyak 87 persen calon pembeli smartphone memprioritaskan performa kecepatan perangkat sebelum membeli ponsel baru.

Namun, kecepatan tak melulu soal prosesor, melainkan juga kecepatan jaringan. Hal ini diungkap oleh survei terbaru Google berjudul "What Indonesian Smartphone Buyers Want and Their Path to Purchase".

"Ternyata yang nomor satu menurut riset kami adalah speed atau kecepatan. Tapi bukan berarti handphone-nya aja yang cepat tapi provider-nya juga yang cepat," jelas Yudistira Nugroho, Senior Industry Analyst Tech and Telco Google Indonesia, dalam acara temu media di Jakarta, Rabu (8/5/2019).

"Itulah mengapa perusahaan telko dan smartphone bisa berkolaborasi untuk menawarkan kecepatan dengan bagus," lanjut Yudis.

Ketika ditanya jenis chipset mana yang lebih populer di kolom pencarian, Yudis  enggan menjawab. Ia berdalih sampling yang terekam tidak cukup untuk ditarik kesimpulan.

Baca juga: AnTuTu Ungkap Resolusi Layar dan Prosesor Terpopuler di Android

Spesifikasi prioritas kedua yang menjadi pertimbangan adalah daya tahan baterai. Semakin besar kapasitas baterai yang ditawarkan, maka akan semakin menarik bagi pengguna.

"Menurut survei Google, penggunaan smartphone di Indonesia sehari-hari mencapai lima jam," lanjut Yudis.

Selain kecepatan dan baterai, konsumen juga mempertimbangkan perkara memori. Hal ini berkaitan dengan gaya hidup di mana banyak aplikasi sehari-hari yang dibutuhkan dan juga hobi pengguna smartphone Indonesia yang sering mengabadikan momen melalui smartphone.

Menurut Yudis, ketiga spesifikasi itu menggeser kamera yang menjadi prioritas ke-12 dan desain yang ada di prioritas ke-25.

"Bukan berarti kamera sudah tidak penting. Karena secara persentase masih di angka 71 persen. Artinya 71 persen pembeli smartphone merasa kamera penting," ujar Yudis.

Dia mengatakan desain smartphone yang hampir seragam saat ini menyebabkan faktor penampilan hanya dipertimbangkan 47 persen calon pembelinsmartphone di Indonesia.

Baca juga: 5 Besar Penguasa Pasar Smartphone Dunia di Kuartal Pertama 2019

Hasil survei ini mencakup semua segmen ponsel, tidak spesifik pada kelas ponsel terentu.

Yudis menjelaskan, penelitian kuantitatif ini dilakukan secara online melibatkan hampir 2.000 responden. Responden yang dipilih berusia 18 tahun ke atas dengan spesifikasi baru saja membeli ponsel baru dalam tiga bulan terakhir.

Survei ini juga menggunakan data Google dan YouTube dan laporan periset ponsel Canalys pada kuartal IV-2018.

Baca juga: 3 Hal yang Ditanya Orang Jakarta Sebelum Beli Smartphone

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X