Nomor Telepon Pengguna Terpajang di Situs Instagram Berbulan-bulan

Kompas.com - 25/05/2019, 17:03 WIB
Ilustrasi logo Instagram pada ponsel yang terletak di atas laptopEngadget Ilustrasi logo Instagram pada ponsel yang terletak di atas laptop

KOMPAS.com - Belum lama ini jutaan data pribadi para influencer di Instagram dilaporkan bocor dan terpampang secara online. Baru beberapa hari berselang, Instagram kembali diterpa masalah serupa.

Informasi pribadi milik ribuan pengguna Instagram, mulai dari nomor telepon hingga alamat e-mail, dilaporkan terekspos di situs web Instagram selama setidaknya empat bulan.

Peneliti keamanan David Stier mengatakan informasi pribadi itu ikut termuat di source code profil Instagram milik sebagian pengguna ketika dibuka lewat peramban internet desktop (web).

Baca juga: Data Pribadi Jutaan "Influencer" Instagram Bocor

Padahal, data pribadi berupa informasi kontak ini tidak ditampikan di laman profil pengguna yang bersangkutan. Belum jelas mengapa data itu tetap dimuat dalam source code meski tak dipublikasikan.

Karena termuat di source code, peretas pun bisa mengais data pribadi ini dari situs Instagram dan menyusun daftar berisi kontak para pengguna yang bersangkutan. 

Kebocoran data Instagram kali ini dilaporkan menimpa ribuan pengguna dari berbagai kalangan, mulai dari brand dan bisnis hingga anak di bawah umur, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Cnet, Sabtu (25/5/2019).

Stier sendiri telah memberitahukan kebocoran data itu kepada Instagram pada awal tahun ini agar ditambal.

Baca juga: Aplikasi "Direct Message" Instagram Akan Ditutup

Juru bicara Instagram Stephanie Otway mengatakan bahwa kontak pengguna yang ditemukan oleh Stier memang bukan informasi privat, melainkan informasi yang memang dibagikan oleh pengguna bersangkutan ketika mengubah profilnya menjadi profil bisnis.

"Salama proses konversi ke profil Bisnis, kami menampilkan informasi ini, mengingatkan pengguna bahwa orang lain bisa mengaksesnya, dan memberikan mereka pilihan untuk memperbarui atau menghapus informasi tersebut," ujar Otway.

Meski demikian, Otway tak membahas kemungkinan hacker bisa mengais data dari source code situs Instagram untuk mengumpulkan informasi kontak pengguna di dalamnya.



EditorOik Yusuf
SumberCNET

Close Ads X