Game Populer Fortnite Ternyata Pernah Nyaris Batal Dirilis

Kompas.com - 19/06/2019, 06:52 WIB
Skin bertema galaksi untuk avatar game Fortnite yang disediakan eksklusif di perangkat Samsung Galaxy Note 9 dan Tab S4. Epic GamesSkin bertema galaksi untuk avatar game Fortnite yang disediakan eksklusif di perangkat Samsung Galaxy Note 9 dan Tab S4.
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com -  Fortnite merupakan salah satu game terpopuler yang memiliki ratusan juta pemain di seluruh dunia dan mendatangkan uang triliunan rupiah bagi pembuatnya, Epic Games.

Melihat kiprahnya sekarang, mungkin tak banyak yang menyangkan bahwa Fortnite dulu pernah nyaris batal dirilis oleh Epic Games.

Ceritanya baru-baru ini diungkap oleh mantan Production Director Epic Games Rod Fergusson dalam dalam sebuah video wawancara dengan GameInformer.

Baca juga: Setahun, Pembuat Game Fortnite Raup Rp 7 Triliun

Di dalam video wawancara itu, Fergusson mengaku bahwa ia sempat berniat untuk membatalkan proyek game Fortnite pada tahap awal pengembangannya.

Kala itu, Fortnite masih berupa konsep game dengan mode gameplay bernama "Save the World". Cara bermainnya seputar survival dengan elemen zombie.

Fergusson mengatakan Fortnite pada masa tersebut merupakan proyek yang bermasalah, kendati dia tidak menjelaskan secara rinci seperti apa masalah yang dimaksud.

"Sebagai direktur produksi, game tersebut (Fortnite) tidak akan memenuhi standar saya untuk dillanjutkan," ujar Fergusson, dirangkum KompasTekno dari PC Gamer, Rabu (19/6/2019).

" Game (Fortnite) yang Anda cintai itu, sensasi yang mendunia itu, tak akan ada kalau saya tetap bekerja di Epic Games," imbuhnya sambil tertawa.

Baca juga: Studi, Bermain PUBG dan Fortnite Bisa Tingkatkan Produktivitas Kerja

Fortnite: Save The World akhirnya dirilis pada Juli 2017 untuk Windows, MacOS, PlayStation 4, dan Xbos One. Popularitas game ini baru mulai meroket ketika Epic Games menambahkan mode "Battle Royale" pada September 2017.

Fergusson sendiri meninggalkan Epic Games pada 2012. Ada jeda cukup lama antara kepergiannya dengan waktu rilis Fortnite.

Mungkin dalam masa tersebut Fortnite mengalami transformasi sehingga memunculkan potensinya yang dulu luput dilihat Fergusson.

Dia kini menjabat sebagai kepala developer The Coalition yang mengembangkan seri game Gears of War.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X