Instagram Kedatangan 2 Fitur Pencegah "Cyber Bullying"

Kompas.com - 09/07/2019, 09:44 WIB
Ilustrasi logo Instagram pada ponsel yang terletak di atas laptopEngadget Ilustrasi logo Instagram pada ponsel yang terletak di atas laptop

KOMPAS.com - Media sosial merupakan wadah untuk berekspresi dengan bebas. Namun demikian, saking bebasnya, beberapa orang bisa berbuat apa pun kepada pengguna lainnya, termasuk melontarkan komentar negatif hingga cyber bullying.

Untuk melawan cyber bullying, Instagram mengumumkan dua fitur baru di platformnya. Fitur pertama adalah pencegahan komentar negatif.

Instagram menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk memberikan peringatan kepada penggunanya ketika mereka ingin memberikan komentar negatif di sebuah postingan Instagram.

Misalnya, ketika seorang pengguna ingin mem-posting komentar seperti "You are so ugly and stupid" (kamu jelek dan bodoh) , maka akan muncul teks di bawah postingan tersebut yang berbunyi "Kamu yakin mau memposting ini?".

Baca juga: 3 Cara Melihat Instagram Story Tanpa Ketahuan

Kemudian akan muncul jendela pop-up yang berbunyi "Kami meminta orang untuk memikirkan kembali komentar yang tampaknya mirip dengan yang telah dilaporkan."

Ilustrasi pembatasan komentar di InstagramInstagram Ilustrasi pembatasan komentar di Instagram

Dengan begitu, kolom komentar postingam Instagram bisa lebih bersih dari komentar-komentar yang berbau ofensif.

Pengguna juga bisa meng-klik "Let us know" jika sekiranya komentar mereka tidak bernada menjatuhkan sesama pengguna.

Fitur kedua adalah Restrict. Seperti namanya, fitur ini bisa membatasi pengguna Instagram lain untuk berkomentar di postingan Instagram milik pengguna.

Fitur ini juga memungkinkan komentar di sebuah postingan Instagram hanya dilihat oleh pemilik postingan dan pemberi komentar saja.

Untuk memanfaatkan fitur ini, pengguna cukup memilih komentar yang ingin dibatasi dan pilih opsi "Restrict Account".

Ilustrasi fitur Restrict InstagramInstagram Ilustrasi fitur Restrict Instagram

Setelah itu, komentar yang dibatasi tersebut hanya akan bisa dilihat oleh sang pemberi komentar semata, artinya orang lain tidak akan bisa melihat komentar tersebut.

Uniknya, pengguna yang dibatasi komentarnya ini tidak akan tahu bahwa mereka telah "diblokir".

Baca juga: 49 Persen Netizen di Indonesia Pernah Mengalami Bullying di Medsos

Mereka juga tidak akan tahu kapan sang pemilik postingan aktif di Instagram atau telah membaca Direct Message sang pemberi komentar di platform tersebut.

Untuk ketersediaan, fitur peringatan komentar ofensif tengah digulirkan oleh Instagram ke beberapa pengguna, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Blog Instagram, Selasa (9/7/2019).

Sementara fitur "Restrict" masih belum digulirkan lantaran bakal diuji coba terlebih dahulu untuk kemudian dikembangkan.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X