Resmi, Kamera Canon G7X Mark III Bisa "Live Streaming" dan Video Vertikal

Kompas.com - 09/07/2019, 13:55 WIB
Ilustrasi Canon PowerShot G7X Mark IIIDPReview Ilustrasi Canon PowerShot G7X Mark III

KOMPAS.com - Setelah didahului oleh rumor, Canon akhirnya merilis kamera saku PowerShot G7X Mark III terbaru.

Seperti embel-embel nomor di belakangnya, PowerShot G7X Mark III merupakan penerus seri PowerShot G7X Mark II yang telah meluncur tahun 2016 lalu.

PowerShot G7X Mark III kini dibekali dengan fitur-fitur kekinian untuk mengakomodir para pengguna media sosial dan vlogger, seperti kemampuan live streaming di YouTube, langsung dari kamera. Ada juga perekaman video vertikal mesti tidak untuk siaran langsung.

Baca juga: Canon Perkenalkan EOS 250D, Kamera DSLR Terkecil

Kamera saku teranyar itu kini juga bisa merekam video 4K dengan frame rate 30 FPS dan video 1080p dengan frame rate hingga 120 FPS.

Canon membekali PowerShot G7X III dengan sensor CMOS 20,1 megapiksel berukuran 1 inci dan lensa zoom 24-100 mm (ekuivalen full-frame) dengan bukaan selebar f/1.8-2.8.

Serupa dengan pendahulunya, layar PowerShot G7X Mark III yang berdiagonal 3 inci bisa ditekuk 180 derajat ke atas, sehingga menghadap ke arah depan. Mekanisme layar ini berguna untuk pemotretan selfie atau membuat vlog. 

Sebagai anggota keluarga kamera PowerShot seri “G” yang ditujukan bagi enthusiast, G7X Mark III juga dibekali aneka macam opsi pengendalian manual.

Di sekeliling lensa, misalnya, terdapat control ring yang bisa dipakai untuk mengatur parameter-parameter seperti aperture maupun shutter speed.

Baca juga: Canon Bikin Kamera Seukuran Flashdisk

Pada aspek konektivitas, PowerShot G7X Mark III juga mengusung fitur Wi-Fi serta Bluetooth yang sudah umum ditemukan pada kamera saku masa kini.

Fitur baru lain di GX7 Mark III termasuk pengisian baterai dengan kabel USB type-C serta audio jack untuk mikrofon eksternal yang sebelumnya tak ditemui di G7X Mark II.

Canon PowerShot G7X Mark III bisa didapatkan mulai bulan Agustus mendatang dengan banderol harga 749 dollar AS atau sekitar Rp 10,5 juta, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari DPReview, Selasa (9/7/2019).

Belum diketahui kapan kamera saku ini bakal diboyong ke Indonesia.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X