Mengenal DIRBS, Mesin Identifikasi dan Blokir Ponsel BM di Indonesia

Kompas.com - 09/07/2019, 20:09 WIB
Ilustrasi alur sistem DIRBS yang digunakan untuk blokir ponsel Information Technologi ForumIlustrasi alur sistem DIRBS yang digunakan untuk blokir ponsel
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

Kemudian, setelah mengumpulkan data dari beberapa pihak tersebut, DIRBS melalukan pemrosesan dan melakukan pengecekan apakah ponsel itu ilegal atau tidak, berdasarkan nomor IMEI yang didapat.

Ketika seluruh database yang dikumpulkan dan diolah di DIRBS itu cocok dan valid dengan nomor IMEI ponsel pengguna, maka perangkat mereka aman dari pemblokiran.

Sebaliknya, jika nomor IMEI tidak cocok dengan database yang diolah oleh DIRBS karena masuk lewat jalur BM, maka perangkat mereka akan diblokir dan tidak bisa tersambung ke jaringan operator seluler di Indonesia. 

Kerja sama antara Qualcomm dan pemerintah

Pemerintah bisa memanfaatkan teknologi DIRBS yang dikembangkan oleh Qualcomm lantaran perusahaan telekomunikasi itu telah menjalin kerka sama strategis dengan Kemenperin mengenai proses validasi database IMEI.

Baca juga: APSI: Negara Rugi Rp 2,8 Triliun Per Tahun karena Ponsel BM

Kerja sama tersebut dikukuhkan oleh dua belah pihak melalui MoU (Memorandum of Understanding) yang ditandatangani pada tahun 2017 lalu.

"Ini merupakan wujud dukungan Qualcomm dalam membantu pemerintah untuk validasi IMEI," kata Nies Purwanti, Director, Government Affairs South East Asia and Pacific Qualcomm dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTekno, Selasa (9/7/2019).

Dalam proses pemanfaatan teknologi DIRBS ini, Qualcomm sudah memberikan transfer teknologi ke pemerintah untuk mengembangkan sistem DIRBS sesuai dengan kebutuhan di Indonesia.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X