Elon Musk Ingin Manusia Bisa Telepati dengan Tanam Chip AI di Otak

Kompas.com - 23/07/2019, 15:52 WIB
CEO Tesla Elon Musk Business InsiderCEO Tesla Elon Musk
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - CEO Space X dan Tesla, Elon Musk berniat membuat sebuah terobosan baru. Ia ingin menggabungkan antara teknologi canggih program kecerdasan buatan (AI) dengan tubuh manusia.

Elon Musk baru-baru ini menyatakan berencana untuk menanamkan chip berukuran kecil ke dalam otak manusia. Menurut Elon, chip AI tersebut nantinya akan membantu kinerja manusia, terutama bagi orang yang menderita kelumpuhan.

Baca juga: Elon Musk Mendadak "Hapus" Akun Twitter, Ada Apa?

Elon berharap suatu hari nanti, teknologi ini akan memberi kemudahan bagi orang yang lumpuh agar tetap dapat menggunakan ponsel pintar.

Bahkan menurut Elon, ia juga berharap bisa memberi pengguna kemampuan semacam "telepati" alias berkomunikasi tanpa menggunakan indra, dengan menggunakan chip tersebut.

Chip itu dibikin oleh perusahaan bernama Neuralink yang juga dimiliki Elon Musk. Perusahaan tersebut ia dirikan pada 2016 dan ditargetkan akan mulai mengujicoba penanaman chip AI ke dalam otak manusia pada akhir tahun depan.

Dirangkum KompasTekno dari CNN, Selasa (23/7/2019), kendati akan mulai diujicoba pada akhir tahun mendatang, rencana ini belum mendapat persetujuan dari otoritas Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) di Amerika Serikat.

Rencana nyentrik Elon pun belum bisa dipastikan bakal bisa diwujudkan sesuai jadwal atau tidak.

Profesor Neurobiologi dari University of Pittsburgh, Andrew Schwartz mengatakan bahwa, secara umum, ide yang dilontarkan Elon Musk adalah gagasan yang tepat. Sejumlah pakar pun meramalkan teknologi ini akan dapat mengubah hidup para penderita kelumpuhan.

Baca juga: Elon "Iron Man" Musk Mengaku Stres Bekerja

Kendati demikian, menurut para pakar, penelitian semacam ini disebut memiliki hambatan yang besar, terutama pada masalah pendanaan. Selain itu dibutuhkan pula pelatihan khusus untuk dapat menanamkan chip ke dalam otak manusia.

Virginia de Sa, seorang profesor yang mempelajari tentang otak dan komputer di University of California San Diego, mengatakan ide yang dilontarkan Elon Musk dan Neuralink itu terdengar sangat menjanjikan.

Pihak Neuralink mengatakan bahwa proyek ini masih dalam tahap proses perencanaan. Musk juga menginginkan proyek terbarunya ini menjadi menarik dan disukai semua orang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X