Sony Bicara Pasar "Earphone" Kabel versus Wireless di Indonesia

Kompas.com - 27/07/2019, 08:27 WIB
Earphone Sony WF-1000XM3KOMPAS.com/ GITO YUDHA PRATOMO Earphone Sony WF-1000XM3

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Direktur Sony Indonesia, Kazuteru Makiyama memprediksi kondisi pasar earphone di Indonesia. Menurutnya penjualan earphone berjenis wireless alias tanpa kabel mulai meningkat di Indonesia.

Menurut Kazuteru, peningkatan ini dipicu karena earphone wireless cenderung lebih mudah dan ringkas ketimbang yang masih menggunakan kabel.

Apalagi konsumen di Indonesia sudah mulai gemar naik angkutan umum dan pada kondisi itulah konsumen butuh earphone yang tidak sulit untuk digunakan.

"Market earphone ini stabil, tidak banyak peningkatan dan jika turun pun tidak signifikan. Tapi permintaan untuk (earphone) wireless justru yang terus bertambah," ungkap Kazuteru kepada KompasTekno saat ditemui di Jakarta, Jumat (26/7/2019).

Ia juga mengatakan, tren serupa pun terjadi di produk earphone Sony. Menurut dia, penjualan earphone wireless terus meningkat seiring dengan permintaan yang besar dari konsumen. Namun ia tak mengungkap berapa jumlah peningkatan yang dimaksud.

Presiden Direktur Sony Indonesia, Kazuteru Makiyama. Yudha Pratomo/KompasTekno Presiden Direktur Sony Indonesia, Kazuteru Makiyama.

"Produk wireless di Sony ini juga masih baru, tapi terus meningkat. Tapi saya tidak bisa buka persentase peningkatannya," ungkap Kazuteru.

"( Earphone) wireless ini terus bertambah karena perangkatnya makin mudah untuk digunakan. Itulah kenapa, menurut pendapat saya, karena makin mudah maka permintaannya makin besar," lanjutnya.

Baca juga: Masuk Indonesia, Earphone Sony WF-1000XM3 Andalkan Noise Cancellation

Kondisi ini juga kemudian dikaitkan dengan tren menghilangnya jack audio 3,5 mm di kalangan para pembuat ponsel.

Ia menilai, permintaan konsumen yang mulai beralih pada earphone wireless membuat vendor ponsel makin giat dan berani menghapus keberadaan jack 3,5 mm.

"Kemudian karena inilah para pembuat smartphone kemudian menghilangkan jack audio 3,5 mm ini. Saya pikir itu datang dari permintaan para konsumen, karena itulah yang diinginkan pengguna saat ini," pungkas Kazuteru.

Baca juga: Alasan Samsung Ganti Jack Audio 3,5 mm dengan USB C di Galaxy A80

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X