Samsung Patenkan Smartphone dengan Tiga Layar Bertumpuk

Kompas.com - 31/07/2019, 07:09 WIB
Ilustrasi ponsel tiga layar dari SamsungLetsGoDigital Ilustrasi ponsel tiga layar dari Samsung

KOMPAS.com - Setelah ponsel layar lipat, inovasi apa lagi yang akan dihadirkan di dunia smartphone? Bagaimana dengan ponsel yang memiliki tiga layar?

Itulah yang belakangan diketahui telah dipatenkan oleh Samsung, yakni rancangan ponsel dengan tiga layar terpisah dan disusun secara bertumpuk. Ketiga layar ini disatukan di bagian bawahnya dan bisa "dikembangkan" layaknya kipas.

Baca juga: Samsung Patenkan Desain Ponsel Baru, Untuk Galaxy S11?

Paten Samsung untuk ponsel tiga layar diajukan ke kantor Hak Kekayaan Intelektual Korea (KIPO) pada Agustus 2018 dan sudah haknya sudah diberikan kepada raksasa elektronik tersebut pada 11 Juni tahun ini.

Belum jelas apa motivasi Samsung membuat smartphone dengan desain tiga layar. Fungsi masing-masing layar pun tak diketahui.

Ada dugaan bahwa layar-layar ini digunakan untuk multi-tasking. Penggunanya boleh jadi bakal bisa membuka tiga aplikasi secara bersamaan di layar berbeda, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari LetsGoDigital, Rabu (31/7/2019).

Baca juga: Samsung Siapkan Ponsel Layar Lipat Khusus Gaming?

Misalnya, tiga layar ini bisa memudahkan pengguna untuk bermain game sekaligus membuka WhatsApp dan melakukan streaming, meskipun mungkin sulit juga untuk menggenggam ponsel di tangan.

Terlepas dari itu, karena masih berupa paten, belum bisa dipastikan apakah rancangan ponsel unik ini bakal benar-benar dibuat dalam bentu produk jadi atau tidak.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X