Harga PlayStation Terancam Naik karena Perang Dagang AS-China

Kompas.com - 01/08/2019, 06:56 WIB
PlayStation 4Shutterstock PlayStation 4

KOMPAS.com - Sony mewanti-wanti para pencinta PlayStation agar menyiapkan dana yang lebih besar jika ingin membeli konsol game tersebut di masa mendatang.

Dalam penjelasannya, Sony mengatakan bahwa situasi perang dagang antara AS dan China yang kian memanas membuat harga PlayStation terancam harus naik.

Sebab, pemerintahan Donald Trump berencana membebankan tarif tambahan terhadap aneka produk impor dari China yang bernilai total 300 miliar dollar AS. Konsol video game adalah salah satu jenis barang yang akan dikenai tarif tambahan tersebut.

Baca juga: PlayStation 4 Jadi Konsol Sony "100 Juta" Tercepat

Ini bukan pertama kalinya pemerintah AS memberlakukan tarif ekstra untuk setiap barang yang diimpor dari China. Sebelumnya, Trump juga telah menaikkan tarif impor dari 10 persen menjadi 25 persen terhadap barang impor dari China senilai 200 miliar dollar AS.

Untuk mengantisipasi adanya tarif tambahan tersebut, Sony mengatakan memiliki sejumlah opsi, termasuk membebankan biaya tambahan kepada konsumen.

"Karena itulah kami telah memberi tahu pemerintah AS bahwa tarif yang lebih tinggi pada akhirnya akan merusak ekonomi AS itu sendiri," ungkap Kepala Keuangan Sony, Hiroki Totoki.

Harga PlayStation 5 bisa melambung

Dirangkum KompasTekno dari The Verge, Kamis (1/8/2019), Sony juga telah bekerja sama dengan Microsoft dan Nintendo pada bulan Juni lalu untuk membuat pernyataan penolakan terhadap tarif impor yang akan diberlakukan AS terhadap China.

Lewat sebuah surat yang ditujukan pada Kantor Perwakilan Dagang AS, ketiga vendor konsol game ini mengatakan bahwa tarif yang berlaku bakal mengganggu bisnis mereka secara signifikan.

Baca juga: PlayStation 5 Bisa Jalankan Game Tanpa "Loading"?

Dalam surat sepanjang tujuh halaman itu, konsumen juga diperkirakan akan dibebani biaya sebesar 840 juta dollar AS yang dialihkan langsung kepada mereka. Sebanyak 200.000 pekerjaan juga terancam atas kebijakan ini.

Sebenarnya ada cara lain yang dapat dilakukan untuk mengindari tarif selain dengan melayangkan protes pada pemerintah AS, yakni dengan memindahkan pabrik ke luar China.

Langkah ini sudah dilakukan lebih dulu oleh Nintendo yang memindahkan produksi konsol Switch dari China ke Asia Tenggara. Sony dan Microsoft belum mengambil langkah serupa.

Gara-gara tarif tambahan, ada kemungkinan harga PlayStation 5 yang kabarnya akan diriilis tahun 2020 mendatang akan melambung.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X