Jaringan Telkomsel Berangsur Pulih Pasca-mati Listrik

Kompas.com - 04/08/2019, 20:57 WIB
Petugas Telkomsel sedang melakukan pemeliharaan BTS rutin di wilayah Entikong, Kalimantan. Wilayah tersebut berbatasan langsung dengan Malaysia.a Dok Humas TelkomselPetugas Telkomsel sedang melakukan pemeliharaan BTS rutin di wilayah Entikong, Kalimantan. Wilayah tersebut berbatasan langsung dengan Malaysia.a

KOMPAS.com - Telkomsel terus berupaya maksimal untuk memulihkan layananan telekomunikasi akibat terputusnya pasokan listrik PLN di wilayah Jabodetabek, Banten, Jawa Barat dan sekitarnya pada hari ini, Minggu (4/8/2019).

Saat ini layanan komunikasi berangsur pulih, yaitu layanan SMS, suara, maupun data, serta transaksi aktivasi diklaim Telkomsel sudah dapat diakses dengan normal secara bertahap, oleh pelanggan Telkomsel.

Telkomsel mengatakan berupaya semaksimal mungkin untuk mempercepat pemulihan layanan telekomunikasi di wilayah-wilayah terdampak.

Salah satu upayanya adalah dengan mengoperasikan mobile back up power sebagai perangkat penunjang catuan listrik untuk keperluan proses recovery infrastruktur jaringan komunikasi.

Baca juga: Imbas Mati Listrik, Jaringan Seluler di Jakarta dan Jawa Barat Terganggu

"Kami memohon maaf atas ketidaknyaman akibat gangguan layanan telekomunikasi yang terjadi yang terkena dampak pemadaman pasokan listrik," kata Denny Abidin, Vice President Corporate Communications Telkomsel dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTekno.

Pantauan KompasTekno, hingga pukul 09.00 WIB, pasokan listrik di wilayah Jabodetabek sudah mulai berangsur pulih.

Mati listrik hari ini terjadi selama sekitar delapan jam, di wilayah Jakarta dan Jawa Barat, antara lain Bandung, Bekasi, Cianjur, Cimahi, Cirebon, Garut, Karawang, Purwakarta, Majalaya, Sumedang, Tasikmalaya, Depok, Gunung Putri, Sukabumi dan Bogor.

Baca juga: Mati Listrik Hari Ini di Jakarta dan Jawa Barat, Netizen Keluhkan Jaringan Seluler

Pemadaman terjadi karena adanya gangguan pada transmisi sutet 500kv PLN di Jawa Barat, kemudian gas turbin 1 hingga 6 Suryalata mengalami trip dan gas turbin 7 mengalami off.

"Kami memohon maaf sebesar-besarnya untuk pemadaman yang terjadi. Saat ini upaya penormalan terus kami lakukan. Bahkan beberapa gardu induk sudah berhasil dinyalakan" kata Executive VP Corporate Communication & CSR PLN, I Made Suprateka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.