Kalahkan Apple, Induk Google Jadi Perusahaan Terkaya Dunia

Kompas.com - 06/08/2019, 12:38 WIB
Logo Google pada bagian depan kantor Google di kawasan Mountain View, California, Amerika Serikat. Yudha Pratomo/KompasTeknoLogo Google pada bagian depan kantor Google di kawasan Mountain View, California, Amerika Serikat.

KOMPAS.com — Induk perusahaan Google, Alphabet, berhasil menyalip Apple dan menjadi perusahaan dengan valuasi terkaya sejagat. Jumlah uang tunai yang disimpan Alphabet di bank telah melampaui Apple.

Laporan mencatat, Alphabet memiliki kekayaan 117 miliar dollar AS atau lebih dari Rp 1.600 triliun, pada kuartal II-2019 ini, lebih besar ketimbang Apple yang tercatat memiliki 102 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 1.400 triliun.

Pendapatan Alphabet berhasil tumbuh selama dua tahun terakhir. Sementara pendapatan Apple justru merosot.

Baca juga: Perjalanan Apple dari Hampir Mati hingga Cetak Rekor Rp 14.000 Triliun

Pendapatan Apple tahun ini tercatat merosot tajam dibandingkan pada 2017. Kala itu, Apple tercatat memiliki 163 miliar dollar AS dan bertengger sebagai perusahaan terkaya di dunia.

Namun, pendapatan Apple justru kian menurun, sementara Alphabet sedikit demi sedikit menanjak dan kini berhasil menjadi perusahaan terkaya.

Baca juga: Alphabet Temui Ditjen Pajak, Nego Pajak Google di Indonesia?

Dikutip KompasTekno dari The Verge, Selasa (6/8/2019), meski memiliki banyak uang, Alphabet justru dinilai akan berada di bawah tekanan para investor.

Para investor ingin mengetahui alokasi belanja pendapatan tersebut untuk melakukan pembelian kembali saham atau dividen. Selain itu, pendapatan yang melimpah ini juga akan membuat regulator semakin memperketat pengawasan terkait dominasi Google.

Alphabet dan Google didenda 9,05 miliar dollar AS oleh Uni Eropa karena dianggap berupaya melakukan monopoli.

Dalam dua tahun terakhir, Alphabet juga menghadapi pengawasan yang lebih ketat dari anggota parlemen di Amerika Serikat.

Sementara Apple saat ini tengah dalam kondisi yang tak menentu. Sejak 2017 kekayaan Apple kian merosot. Sejak dua tahun lalu dana cadangan milik Apple merosot sebesar 61 miliar dollar AS.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber The Verge
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X